Presidential threshold tinggi, pemerintahan tak efektif

Rabu, 16 Mei 2012 - 15:38 WIB
Presidential threshold...
Presidential threshold tinggi, pemerintahan tak efektif
A A A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kemabli menegaskan usulannya mengenai ambang batas syarat pengajuan calon presiden (capres) atau presidential threshold. Ambang batas capres tersebut sebaiknya disamakan dengan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).

Penyesuaian ambang batas ini diyakini efektif menghindari terjadinya politik dagang sapi dalam proses pengusungan capres 2014 mendatang. Belajar dari pengalaman selama ini, partai politik (parpol) dibebankan terhadap koalisi yang dibangun.

"Kita juga perlu mendorong parpol menengah untuk berpartisipasi dalam mengajukan calon-calonnya untuk ikut berpartisipasi," ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2012).

Menurutnya, kendala utama pemerintah pasca reformasi, karena membangun koalisi yang terlalu gemuk. Akibatnya, program pemerintah tidak dapat berjalan efektif.

"Yang ketiga kita juga melihat bahwa sudah waktunya kita membentuk koalisi kecil dalam pemerintahan agar efektif, sehingga kalau koalisinya tidak terlalu besar saya kira pemerintahan akan berjalan lebih efektif," tukasnya.

Seperti diketahui, ambang batas sayarat pengajuan capres saat ini sebesar 20 persen. Sementara ambang batas parlemen sebesar 3,5 persen.
()
Berita Terkini
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved