Kemenhub harus hati-hati beri izin pesawat baru
Kamis, 10 Mei 2012 - 15:31 WIB
Kemenhub harus hati-hati beri izin pesawat baru
A
A
A
Sindonews.com - Kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 merupakan peringatan bagi Kementerian Perhubungan agar tidak mudah dan leluasa memberikan izin masuk bagi pesawat baru.
Anggota Komisi V DPR RI Arwani Thomafi memperingatkan Kemenhub sebagai pemegang otoritas keselamatan & keamanan penerbangan unutk meningkatkan ketelitian terkait implementasi seluruh program Keselamatan Penerbangan Nasional (state safety program) sesuai amanat dalam UU No 1/2009 tentang Penerbangan.
"Kejadian ini, harus menjadi momen untuk betul-betul menjamin tingkat safety suatu penerbangan. Hal ini menyangkut nyawa manusia yang tidak tergantikan dengan materi," ujar politikus dari PPP ini kepada wartawan, Kamis (10/5/2012).
Selain itu Kemenhub juga harus memberikan perlindungan dan jaminan kepada maskapai penerbangan nasional.
Kelayakan bisnis yang tinggi, menurutnya, harus juga disandingkan dengan terjaminnya seluruh aspek keselamatan penerbangan dan seluruh komponen yang mendukung program keselamatan penerbangan nasional itu sendiri.
"Kami merasa sedih dengan kejadian kecelakaan (Sukhoi) ini. Berulang-ulang dan sudah untuk kesekian kalinya," ujarnya.(lin)
Anggota Komisi V DPR RI Arwani Thomafi memperingatkan Kemenhub sebagai pemegang otoritas keselamatan & keamanan penerbangan unutk meningkatkan ketelitian terkait implementasi seluruh program Keselamatan Penerbangan Nasional (state safety program) sesuai amanat dalam UU No 1/2009 tentang Penerbangan.
"Kejadian ini, harus menjadi momen untuk betul-betul menjamin tingkat safety suatu penerbangan. Hal ini menyangkut nyawa manusia yang tidak tergantikan dengan materi," ujar politikus dari PPP ini kepada wartawan, Kamis (10/5/2012).
Selain itu Kemenhub juga harus memberikan perlindungan dan jaminan kepada maskapai penerbangan nasional.
Kelayakan bisnis yang tinggi, menurutnya, harus juga disandingkan dengan terjaminnya seluruh aspek keselamatan penerbangan dan seluruh komponen yang mendukung program keselamatan penerbangan nasional itu sendiri.
"Kami merasa sedih dengan kejadian kecelakaan (Sukhoi) ini. Berulang-ulang dan sudah untuk kesekian kalinya," ujarnya.(lin)
()