Polisi selidiki sniper dalam rusuh Bima

Kamis, 29 Desember 2011 - 11:39 WIB
Polisi selidiki sniper...
Polisi selidiki sniper dalam rusuh Bima
A A A
Sindonews.com - Hingga hari ini kepolisian masih belum mengakui adanya penembak jitu dalam aksi bentrok di Pelabuhan Sape Bima. Pihaknya masih akan menyelidiki informasi adanya penembak jitu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, soal ada penembak jitu di lokasi kejadian saat kerusuhan berlangsung, masih sebatas informasi dan belum bisa dibuktikan. Maka itu, kata Boy, pihaknya masih menyelidiki informasi itu.

"Kami masih menyelidiki kebenaran informasi. Kami sangat mengharapkan informasi berimbang untuk mengenai kasus ini," kata Boy, di Mabes Polri Jalan Trunojoyo, Kamis (29/12/2011).

Adapun perkembangan penanganan kasus itu sendiri, saat ini pihaknya sudah memeriksa 100 anggotanya yang diduga terlibat dalam aksi bentrok itu. Penyidikan dilakukan secara internal oleh Divisi Profesi dan Keamanan (Propam) Mabes Polri. Mereka yang diperiksa anggota polisi dari kesatuan Brigadir Mobile (Brimob), Sabara, Reserse dan para perwira pengendali.

Ratusan anggota polisi yaang diperiksa statusnya masih sebatas saksi dan belum menjadi tersangka. "Kami juga telah memeriksa sekitar 100 petugas. Mereka yang diperiksa ini yang elah berjaga selama 5 hari saat kejadian," ungkap Boy.

Kasus Bima kata Boy akan diusut tuntas. Untuk pengusutnya polri melibatkan. Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor), Propam, serta Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum).

Dugaan ada penembak jitu cukup berasalan. Pasalnya, dalam bentrok itu, dua orang tewas tertembus timas panas, yakni Arif Rahman (19) dan Saiful (17). Bahkan ada dugaan satu orang lagi tewas tapi belum diketahui identitasnya.

Arif Rahman ditembak bagian lengan tembus ketiak sedangkan Saiful di bagian dada. Satu orang yang belum teridentifikasi mengalami luka tembak di leher.
Selain korban tewas, dua orang mengalami luka tembak di kaki dan saat ini sudah dioperasi. (lin)
()
Berita Terkini
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved