alexametrics

DPR Minta Polri Usut Tuntas Pelaku Ekspor 1,2 Juta APD ke Korsel

loading...
A+ A-
JAKARTA - Komisi IX DPR meminta agar DPR mengusut tuntas pihak-pihak yang ‘bermain’ dalam ekspor 1,2 juta alat pelindung diri (APD) ke Korea Selatan (Korsel) di tengah pandemi COVID-19 yang merebak ke berbagai daerah di Indonesia dan tenaga medis membutuhkan APD sebagai alat tempur mereka.

“Harus diperiksa benar soal ini. Polri harus usut dan tidak siapa yg 'bermain' soal ini,” pinta Wakil Ketua Komisi IX DPR Melkiades Laka Lena kepada SINDO Media, Selasa (7/4/2020). (Baca juga: Kritik Telegram Kapolri, Imparsial: Polisi Jangan Eksesif dan Mengada-ada)

Melki mendesak agar aparat hukum harus memeriksa dan menindak siapa saja yang terlibat dalam persekongkolan ekspor 1,2 juta APD ini. Menurutnya, tindakan tersebut sangat tidak menghargai perjuangan perjuangan berbagai pihak di Tanah Air.



Politikus Kartai Golkar ini menilai bahwa tindakan tersebut sangat tidak nasionalis dan tidak mencerminkan perasaan kemanusiaan bagi para korban. Khususnya, terhadap tenaga medis dan tenaga kesehatan Indonesia yang sedang bertarung nyawa di garis depan.

“Kami meminta Kapolri mengusut tuntas dan menindak siapa saja yang terlibat sehingga ada efek jera ke depan,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui, dalam dokumen ekspor yang direkap sampai 20 Maret yang dikutip salah satu media nasional menunjukkan bahwa ada ekspor 1,2 juta APD dari 6 perusahaan di Bogor, Jawa Barat ke Korea Selatan (Korsel) yang lolos dari Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok yang sebelumnya sempat ditahan Petugas Bea Cukai. Mereka diduga memalsukan HS Code sehingga bisa lolos karena barang yang tertera tidak sesuai dengan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top