Dari 44 Laboratoriun Kemenkes, Hanya 13 Bisa Digunakan Tes Corona

Kamis, 02 April 2020 - 19:54 WIB
Dari 44 Laboratoriun...
Dari 44 Laboratoriun Kemenkes, Hanya 13 Bisa Digunakan Tes Corona
A A A
JAKARTA - Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengakui keterbatasan alat tes Corona massal menjadi kelemahan Indonesia dalam penanganan pandemi ini.

Bahkan dari total 44 laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hanya 13 laboratorium yang efektif bisa digunakan karena keterbatasan fasilitas dan perlengkapan.

“Kelemahan kita tidak memiliki alat untuk memeriksa secara cepat dalam skala besar. Kami mencoba mendatangkan rapid test dari sejumlah negara, kami telah konsul ke Kemenkes. Dari 44 laboratorium Kemenkes yang tersebar. Peralatan dan perlengkapannya belum memadai sehingga yang efektif baru 13 lab,” tutur Doni dalam paparannya saat Rapat Kerja Komisi IX DPR secara virtual di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2020) sore.

Karena itu, Doni menuturkan Kemenkes akan memberikan dukungan terkait pengadaan itu. Dan segera melakukan pengadaan alat rapid test PCR dari berbagai negara.

Doni menjelaskan, pemerintah akan melakukan pengadaan alat tersebut sebanyak mungkin agar tes COVID-19 massal bisa dilakukan, baik di Pulau Jawa maupun di pulau lainnya.

“Untuk PCR kami akan datangkan dari sejumlah negara sebanyak mungkin agar tes bisa dilakukan di Jawa maupun di luar Pulau Jawa,” ujar Doni.

Selain itu, Doni menjelaskan pihaknya terus melakukan pengadaan alat pelindung diri (APD) untuk tim medis. Meskipun stok hari ini mencukupi, itu bisa habis dalam waktu 2-3 hari ke depan.

APD juga sudah didistribusikan ke berbagai daerah dan tidak hanya rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 saja yang akan mendapatkan APD.

“APD tidak hanya untuk rumah sakit rujukan pemerintah, rata-rata dokter-dokter kita yang praktik di luar rumah sakit juga menjadi terpapar,” kata Doni.
(dam)
Berita Terkait
Kementerian Kesehatan...
Kementerian Kesehatan Setujui Penerapan PSBB di Makassar
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Pakar Kesehatan: Penularan...
Pakar Kesehatan: Penularan COVID-19 Paling Tinggi di Kementerian
Kemenkes Optimistis...
Kemenkes Optimistis Kebutuhan Vaksin di Indonesia Bakal Terpenuhi
Kemenkes Ungkap Bahaya...
Kemenkes Ungkap Bahaya Penularan Antraks, Bisa Sebabkan Meningitis hingga Kematian
Kemenkes: Penerapan...
Kemenkes: Penerapan Protokol Kesehatan Daerah di Tangan Pemda
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Ribuan Tentara Inggris...
Ribuan Tentara Inggris Digunakan dalam Tes Bom Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved