Akibat Corona, PAN Resmi Tunda Acara Pelantikan Pengurus Baru
Senin, 23 Maret 2020 - 14:52 WIB
Akibat Corona, PAN Resmi Tunda Acara Pelantikan Pengurus Baru
A
A
A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) resmi memundurkan acara pelantikan pengurus baru periode 2020-2025 yang sekiranya diselenggarakan pada 25 Maret, akibat wabah Virus Corona (COVID-19) sampai dengan waktu yang belum ditentukan.
"Pelantikan dan Rakernas yang melibatkan jumlah orang yang banyak, telah kita nyatakan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno saat dihubungi SINDOnews, Senin (23/3/2020).
(Baca juga: Korban Corona Bertambah, 514 Positif, 29 Sembuh dan 48 Meninggal)
Eddy menuturkan, DPP PAN sangat memahami bahwa acara besar yang melibatkan khalayak ramai di saat ada wabah COVID-19, tidak bijak dilaksanakan.
"Oleh karenanya kami mendukung pencegahan penyebaran virus COVID-19 dengan menunda acara besar yang sedianya dilaksanakan tanggal 25 Maret," tuturnya.
"Dan kita mengimbau seluruh kader dan pengurus untuk mentaati seruan pemwrintah untuk bekerja dari rumah atau tidak berkumpul di tempat-tempat keramaian," tandas Wakil Ketua Komisi VII DPR itu.
Sementara data terakhir menunjukkan, jumlah kasus positif virus corona bertambah. Hingga Minggu 22 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah positif corona sebanyak 514 orang dan 48 meninggal dunia.
"Update kasus positif yang kita rawat sampai dengan tanggal hari ini pada pukul 12, ada penambahan kasus positif sebanyak 64 orang sehingga totalnya adalah 514 orang," kata Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto dalam Konferensi Pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020).
"Pelantikan dan Rakernas yang melibatkan jumlah orang yang banyak, telah kita nyatakan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eddy Soeparno saat dihubungi SINDOnews, Senin (23/3/2020).
(Baca juga: Korban Corona Bertambah, 514 Positif, 29 Sembuh dan 48 Meninggal)
Eddy menuturkan, DPP PAN sangat memahami bahwa acara besar yang melibatkan khalayak ramai di saat ada wabah COVID-19, tidak bijak dilaksanakan.
"Oleh karenanya kami mendukung pencegahan penyebaran virus COVID-19 dengan menunda acara besar yang sedianya dilaksanakan tanggal 25 Maret," tuturnya.
"Dan kita mengimbau seluruh kader dan pengurus untuk mentaati seruan pemwrintah untuk bekerja dari rumah atau tidak berkumpul di tempat-tempat keramaian," tandas Wakil Ketua Komisi VII DPR itu.
Sementara data terakhir menunjukkan, jumlah kasus positif virus corona bertambah. Hingga Minggu 22 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah positif corona sebanyak 514 orang dan 48 meninggal dunia.
"Update kasus positif yang kita rawat sampai dengan tanggal hari ini pada pukul 12, ada penambahan kasus positif sebanyak 64 orang sehingga totalnya adalah 514 orang," kata Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto dalam Konferensi Pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020).
(maf)