Impor Obat Corona, Marwan: Arbidol Layak Dipertimbangkan

Minggu, 22 Maret 2020 - 16:32 WIB
Impor Obat Corona, Marwan:...
Impor Obat Corona, Marwan: Arbidol Layak Dipertimbangkan
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya melakukan antisipasi dan strategis untuk menekan penyebaran Covid-19 atau Virus Corona di Tanah Air. Upaya itu di antaranya membuat kebijakan social distance, rapid test atau tes Covid-19 secara massif hingga rencana impor obat mujarab.

Ada beberapa obat yang diyakini mampu menghentikan penyebaran Corona di Indonesia dan sudah terbukti di sejumlah negara pandemik Corona, di antaranya Avigan, Chlorofiguine dan Arbidol.

"Selain import obat Avigan dan Chloroquine, Arbidol sangat layak dipertimbangkan oleh Bapak Presiden Jokowi," kata Anggota DPR RI Fraksi PKB, Marwan Jafar di Jakarta, Minggu (22/3/2020).

Dia mengatakan, argumentasinya berdasarkan referensi tingkat efektivitas penggunaan obat tersebut di berbagai negara dalam mengatasi Covid-19. (Baca juga: Lawan Corona, Pemerintah Siapkan 5 Juta Avigan dan Chloroquine )

Menurutnya, selama ini ada berbagai obat generik (active pharmaceutical ingredients) yang dinilai paling banyak digunakan di negara-negara yang berhasil melakukan containment dan mengatasi wabah Covid-19, yaitu: Lopinavir/Ritonavir (al merk dagang Aluvia), Favipiravir (al merk dagang Avigan) dan Umifenovir (al merk dagang Arbidol). "Dari referensi dan sumber yang terpercaya di Wuhan, China, ternyata tingkat efektivitas Arbidol yang paling tinggi," kata Marwan.

Oleh karena itu, dia mendorong kebijakan Jokowi untuk impor obat mujarab tersebut. Selain itu, kata dia, sejumlah BUMN Farmasi seperti Biofarma, Indofarma dan Kimia Farma segera mengimpor obat yang berdasar referensi terpercaya juga sudah digunakan oleh sejumlah negara dengan tingkat kematian nol bagi pasien positif Covid-19, seperti Rusia, Uni Emirat Arab, Peru dan Slovakia. "Mereka bisa menahan atau mengatasi wabah Covid-19 secara signifikan dengan obat (Arbidol-red) tersebut," kata Marwan.

Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) ini menambahkan, obat umifenovir dengan merek dagang antara lain Arbidol, dikenal untuk antivirus influenza dan tingkat efektivitasnya paling tinggi. "Hemat saya, BUMN Farmasi kita segera mengimpor obat-obatan tersebut untuk bantu menenangkan warga masyarakat Indonesia saat ini", katanya.

Selain itu, Marwan juga usulkan alternatif solusi lain, yakni BUMN Farmasi membeli lisensi obat tersebut untuk diproduksi di Indonesia, walaupun itu membutuhkan waktu.
(mhd)
Berita Terkait
Soal Stafsus Andi Taufan,...
Soal Stafsus Andi Taufan, Boni Hargens: Istana Perlu Bersih-bersih
Pandemi Covid-19, Presiden...
Pandemi Covid-19, Presiden Jokowi Meminta Jajarannya Optimistis
Jokowi: Pemda yang Belum...
Jokowi: Pemda yang Belum Anggarkan Penanganan COVID-19 Harus Ditegur
Menantu Presiden Jokowi...
Menantu Presiden Jokowi Bagikan Nasi Kotak kepada Driver Ojol di Medan
Presiden Mengajak Masyarakat...
Presiden Mengajak Masyarakat Tetap Optimistis Hadapi Covid-19
ICW Mendesak Presiden...
ICW Mendesak Presiden Jokowi Pecat Stafsus Andi Taufan
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved