Minta Dana Otsus Dievaluasi Menyeluruh, Jokowi Ingin Ada Kebijakan Baru

Rabu, 11 Maret 2020 - 15:13 WIB
Minta Dana Otsus Dievaluasi...
Minta Dana Otsus Dievaluasi Menyeluruh, Jokowi Ingin Ada Kebijakan Baru
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dana otonomi khusus (Otsus) akan berakhir pada tahun 2021 mendatang. Jokowi mengatakan dana Otsus yang disalurkan sejak tahun 2002 hingga 2020 sangat besar yakni mencapai Rp94,24 triliun.

“Sangat besar sekali dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dana Otsus untuk Papua dan Papua Barat akan berakhir pada 2021. Sehingga diperlukan sebuah kebijakan baru mengenai dana Otsus ini,” ujarnya saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2020). (Baca juga: Mahfud MD: Tidak Boleh Sejengkal Tanah Lepas dari NKRI )

Jokowi pun memerintahkan untuk dilakukan evaluasi ecara menyeluruh. Baik terkait dengan tata kelola maupun efektivitas penyaluran dana Otsus tersebut. Misalnya saja terkait transparansi dan akuntabilitasnya.

“Jadi itu sangat penting. Good governance-nya, penyalurannya, apakah betul-betul sudah ter-deliver ke masyarakat, apakah sudah tepat sasaran, outputnya seperti apa, kalau sudah jadi barang, barang apa. Serta yang paling penting harus kita lihat sejauh mana dampaknya, apakah dana Otsus telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di Papua maupun Papua Barat,” paparnya.

Dia juga meminta agar ada sebuah paradigma dan cara kerja baru dalam pengelolaan pembangunan di Papua/Papua Barat. Dimana harus dibangun sistem dan cara kerja baru yang lebih efektif untuk menggenjot pembangunan Papua/Papua Barat. Sehingga kesejahteraan masyarakat Papua/Papua Barat bisa tercapai.

“Agar mampu menghasilkan lompatan kemajuan kesejahteraan bagi rakyat Papua dan Papua Barat,” tuturnya.

Dia juga meminta agar kebijakan Otsus Papua dan Papua Barat dikonsultasikan dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di Papua maupun Papua Barat. Baik tokoh-tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama yang ada di Papua dan Papua Barat. (Baca juga: Pilkada, Parpol Diminta Utamakan Aspirasi Rakyat Daerah )

“Sehingga dapat kita rumuskan sebuah kebijakan yang terbaik, yang akan membuat Papua dan Papua Barat semakin maju dan sejahtera,” tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Ahli Otonomi Daerah...
Ahli Otonomi Daerah Sebut Dukungan Jokowi Dongkrak Suara Prabowo-Gibran
Kemendagri: Perangkat...
Kemendagri: Perangkat Daerah Harus Laksanakan Otonomi untuk Kepentingan Rakyat
Presiden Jokowi Sahkan...
Presiden Jokowi Sahkan Tiga Provinsi Baru Papua
Temui Presiden Jokowi,...
Temui Presiden Jokowi, Majelis Rakyat Papua Butuh Kepastian soal DOB
FMP Minta Jokowi Segera...
FMP Minta Jokowi Segera Tanda Tangani UU Pemekaran Papua
Kepala Daerah Paling...
Kepala Daerah Paling Diinginkan Jadi Capres, Tanda Otonomi Daerah Berhasil
Berita Terkini
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
Infografis
Pakar Ingatkan Omongan...
Pakar Ingatkan Omongan Jokowi, Kebijakan Jangan Dikriminalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved