Operasi Pasar Masker Buat Publik Salah Kaprah Soal Pencegahan Corona

Sabtu, 07 Maret 2020 - 18:33 WIB
Operasi Pasar Masker...
Operasi Pasar Masker Buat Publik Salah Kaprah Soal Pencegahan Corona
A A A
JAKARTA - Sejumlah operasi pasar masker murah yang digelar di pasar-pasar di Jakarta dikritik oleh anggota Komisi IX DPR. Operasi pasar masker murah tersebut justru membuat masyarakat salah kaprah bahwa masker ini penting untuk pencegahan virus Corona (Covid-19). (Baca juga: DPR Sesalkan Harga Masker dan Disinfektan Melambung)

“Tapi kok sekarang ada operasi pasar masker gitu lho. Akhirnya orang mengasosiasikan masker ini dibutuhkan untuk mencegah Corona. Padahal bukan begitu,” kata anggota Komisi IX DPR Intan Fitriana Fauzi saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (7/3/2020). (Baca juga: Pemerintah Diminta Serius Tindak Oknum Penimbun Masker)

Intan menilai, dengan kesalahpahaman publik terhadap penggunaan masker dan disinfektan ini, baik yang sakit maupun yang sehat menjadi berlomba-lomba mendapatkan masker. Padahal, masker dan disinfektan ini hanya salah satu cara, dan intinya adalah hidup dengan bersih dan sehat untuk bisa mencegah virus Corona atau penyakit apapun. (Baca juga: Masker Hilang di Asemka dan Glodok, Warga: Berapa pun Harganya Kita Beli)

“Berarti sosialisasi dan edukasi yang lebih masif. Karena ini belum dibilang wabah di Indonesia, cuma agar tidak membikin khawatir semua stakeholders lah termasuk kami-kami ini yang di DPR kita pada waktunya berperan serta semua lah artinya, tidak ada lagi kebijakan politis atau apapun,” ajak Intan. (Baca juga: Cegah Penimbunan Masker, Pemerintah Diminta Komunikasi dengan Produsen)

Kemudian, politisi PAN ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik akan virus Corona ini. Masyarakat juga harus mau membaca dan mendengar segala informasi terkait ini.

“Ini harus semua masyarakat jangan panik dan harus mau membaca, mendengar. Kemudian pemerintah lebih proaktif, lebih masif dan lebih care kepada masyarakat. Yang penting langkah pemerintah tepat karena mereka harus menyiapkan rumah sakit,” tambah Bendahara PAN itu.
(cip)
Berita Terkait
Reses saat Pendemi Covid-19,...
Reses saat Pendemi Covid-19, Intan Fauzi Terapkan Protokol Kesehatan
New Normal, Puan: Kesehatan...
New Normal, Puan: Kesehatan dan Ekonomi Harus Diperkuat Bersamaan
Kinerja Terawan Disorot,...
Kinerja Terawan Disorot, DPR Tegaskan Masalah Corona Tanggung Jawab Semua
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Darurat Corona, DPR...
Darurat Corona, DPR Sebut Kemenkes Hambat Penggunaan Alkes Produksi Lokal
Corona, Komisi X DPR...
Corona, Komisi X DPR dan Kemenparekraf Gelar Bimtek Protokol Kesehatan
Berita Terkini
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Infografis
Ini Keterangan WHO Soal...
Ini Keterangan WHO Soal Mutasi Virus Corona di Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved