WNI Gabung ISIS Bukan Faktor Situasi Sosial Tapi Militansi Ideologi

Sabtu, 07 Maret 2020 - 17:30 WIB
WNI Gabung ISIS Bukan...
WNI Gabung ISIS Bukan Faktor Situasi Sosial Tapi Militansi Ideologi
A A A
JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian menyatakan, setidaknya ada 650 mantan WNI kombatan ISIS yang berada di Suriah. Sehingga, Presiden Jokowi secara tegas menolak memulangkan mereka ke Tanah Air. (Baca juga: Pengamat: Pulangkan WNI Eks ISIS Sama dengan Mengakui Eksistensi Mereka)

"Presiden mementingkan 250 juta rakyat WNI keselamatan, keamanan daripada mereka para eks WNI di Suriah. Itu adalah keputusan jelas dan tegas dari Presiden," kata Donny dalam diskusi Polemik Trijaya FM di Hotel Ibis Tamarin, Menteng, Jakarta, Sabtu (7/3/2020). (Baca juga: Pemerintah Diminta Tak Pulangkan Perempuan dan Anak ISIS Eks WNI)

Donny mengatakan, mungkin eks WNI tersebut ada di negara lain. Namun yang jelas, para kombatan itu tinggal di camp di Suriah. Mereka telah memilih menjadi foreign terorist fighter atau bergabung dengan kelompok ISIS di sana, sehingga negara menolak memulangkan.

"Foreign fighter tidak datang dari negara dengan pendapatan rendah (ekonomi), artinya situasi sosial. Tetapi karena militansi ideologis. Ketika ideologi ini kembali ke Indonesia akan membahayakan," ujarnya.

Dia menambahkan, meski menolak memulangkan ISIS eks WNI, pemerintah tetap mempertimbangkan pemulangan terhadap anak-anak di bawah 10 tahun khususnya mereka yang yatim piatu.

Menurutnya, pemerintah belum mendapatkan informasi terbaru berapa jumlah anak yatim piatu yang ditinggalkan orang tuanya di sana. "Karena mereka tidak menjadi bagian dari gerakan itu. Tanggung jawab negara karena anak terlantar yang tidak punya ibu dan ayah. Tetapi masih dikaji," tukasnya.
(cip)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
KBRI Colombo Fasilitasi...
KBRI Colombo Fasilitasi Pemulangan 347 WNI di Sri Lanka dan Maladewa
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Dinilai Tumpang Tindih,...
Dinilai Tumpang Tindih, KNPI Dukung Jokowi Bubarkan Lembaga Negara
Presiden Jokowi Reshuffle...
Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet, Calon Menteri Diundang ke Istana Besok
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved