Sikapi Konflik di India, PBNU Ajak Teladani Semangat Mahatma Gandhi

Jum'at, 28 Februari 2020 - 17:34 WIB
Sikapi Konflik di India,...
Sikapi Konflik di India, PBNU Ajak Teladani Semangat Mahatma Gandhi
A A A
JAKARTA - Kekerasan mengatasnamakan agama yang tejadi di India akibat kontroversi Undang-Undang tentang Kewarganegaraan memancing reaksi masyarakat dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Peristiwa ini menelan banyak korban. Sebelumnya tercatat 27 muslim meninggal dunia akibat insiden ini.

Konflik di India juga ditanggapi Ketua Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas.

Dia merasakan duka mendalam menyikapi banyaknya korban jiwa dan luka menyusul meluasnya konflik kontroversi UU Kewarganegaraan (CAA) di India.

"Saya sepenuhnya yakin bahwa setiap agama memiliki nilai humanitarian dan membawa pesan perdamaian. Oleh karena itu kekerasan atas nama apa pun tidak bisa dibenarkan, apalagi mengatasnamakan agama," kata Robikin dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews, Jumat (28/2/2020).

Menurut dia, pluralisme merupakan karunia Tuhan yang tidak boleh dinoadai. Oleh karena itu, persekusi atas nama mayoritarianisme juga tidak bisa dibenarkan. (Baca juga: Menteri Agama Kecam Kekerasan terhadap Muslim di India )

Sebagai warga masyarakat dunia, Robikin merasa perlu mengingatkan ajaran dan semangat perjuangan tokoh kemerdekaan India, Mahatma Gandhi yang antikekerasan. "Suatu gerakan yang sepatutnya menjadi teladan," tandasnya.

Dia mengimbau kepada muslim di Indonesia tidak terpancing oleh peristiwa tersebut. Muslim di Tanah Air harus menjadi teladan.

"Tidak boleh terpancing. Tunjukkan kita umat yang beradab, bangsa yang berbudaya," tutur Robikin.

Selain itu, dia juga mengimbau untuk mewapasdai kabar bohong atau hoaks terkait peristiwa ini. "Biasakan tabayun, check and recheck. Jangan telan mentah-mentah apa yang beredar di laman sosial media," kata Robikin.
(dam)
Berita Terkait
Pengurus Besar Nahdlatul...
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Mengecam Keras Tindakan Aparat Kepolisian Israel
Pengusiran Warga di...
Pengusiran Warga di Masjid, Sekjen PBNU: Menggunakan Masker Bukan Tindakan Kriminal
Umat Islam di Indonesia...
Umat Islam di Indonesia Dinilai Punya Kekuatan Potensial
AD/ART dan Kharisma...
AD/ART dan Kharisma Kiai: Merawat Keseimbangan dalam Organisasi Pendidikan Islam
Transformasi NU Menjelang...
Transformasi NU Menjelang Usia Satu Abad
PBNU Luncurkan Lagu...
PBNU Luncurkan Lagu Satu Abad NU Berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban
Berita Terkini
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved