Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Observasi WNI di Pulau Sebaru

Kamis, 27 Februari 2020 - 19:12 WIB
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Observasi WNI di Pulau Sebaru
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Observasi WNI di Pulau Sebaru
A A A
JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dan Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat observasi bagi 188 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kapal Pesiar World Dream, di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Dengan menggunakan KRI John Lee 358 Panglima TNI-Kapolri dan rombongan bertolak ke Pulau Sebaru. Pada kesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri memimpin Apel Kesiapan dan Kelengkapan 763 personel TNI-Polri serta para pendukung yang akan bertugas dalam membantu proses observasi WNI Anak Buah Kapal (ABK) Pesiar World Dream tersebut, yang diperkirakan tiba di Pulau Sebaru pada Jumat 28 Februari 2020.

Dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Panglima TNI meminta kepada seluruh komponen yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) untuk saling bahu-membahu mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan sesuai dengan standar Protokol kesehatan WHO yang yang sudah ditentukan. Harapannya observasi yang kedua setelah Natuna ini dapat berjalan sukses.

Dari pengalaman observasi pertama di Natuna beberapa waktu lalu, Kogasgabpad diharapkan mampu mengimplementasikan apa yang sudah dilaksanakan, dalam kegiatan nantinya semuanya bisa berjalan baik. Apabila terjadi sesuatu segera dilaksanakan prosedur-prosedur emergency yang sudah disiapkan termasuk juga dukungan Komando Pengendali (Kodal) telekomunikasi. Semua peralatan telah disiapkan seperti GPS juga sudah disiapkan, sehingga hubungan antara Komando Taktis, Komando Utama bisa berjalan dengan baik. (Baca Juga: Jokowi Tegaskan Tidak Mau Tergesa-gesa Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess).

Di hadapan awak media, Panglima TNI menyampaikan bahwa kesiapan sudah mendekati sempurna. Diharapkan besok semua sudah siap termasuk selimut, genset, penjernih air, insenerator, oksigen, toilet portable, sarana telekomunikasi, dan perlengkapan-perlengkapan lain.

TNI juga menyiapkan transportasi laut seperti kapal dengan kecepatan 40 knot maupun helikopter yang sewaktu-waktu diperlukan untuk mendukung kemungkinan kebutuhan-kebutuhan terkait dengan logistik maupun obat-obatan. Untuk posisi para pendukung dibagi menjadi dua ring, yaitu Ring 1 dan Ring 2. Ring 1 di sekitar Pulau Sebaru, Ring 2 di laut akan dijaga oleh Pasukan Katak dan Polairud. (Baca Juga: Baru Pulang Umrah, Anggota DPR Ini Sebut Banyak Produk China di Saudi).
(poe)
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.6907 seconds (0.1#10.140)