Interbio Ingin Besarkan Bisnis Keuangan Digital Tanah Air

Selasa, 25 Februari 2020 - 01:08 WIB
Interbio Ingin Besarkan...
Interbio Ingin Besarkan Bisnis Keuangan Digital Tanah Air
A A A
JAKARTA - Indonesia sedang mengembangkan sistem kependudukan. Nampaknya ke depan identitas masyarakat tidak hanya sebagai kartu identitas semata namun dapat digunakan untuk mengakses beragam layanan di berbagai bidang kehidupan. Hal ini merupakan poros penting dalam industri keungan digital.

Untuk mendukung langkah tersebut, PT International Biometrics Indonesia (Interbio) sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi biometrik dan manajemen identitas berkelas internasional sedang mencoba melakukan beberapa pengembangan prodak.

"Kita (Interbio) telah sukses membangun, mengembangkan dan maintain identitas kependudukan yang sudah direkam dengan menggunakan teknologi biometrik, hari ini kita mencoba mengembangkan teknologi ini untuk industri keuangan digital," ujar CEO Interbio Irawan Mulyadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Interbio sedang bekerja sama dengan lembaga keuangan dan perbankan menerapkan penggunaan sistem pengenalan nasabah atau Know Your Customer (KYC) menjadi digital e-KYC, dimana verifikasi pembukaan rekening dengan menggunakan pengenalan wajah dan tidak lagi menggunakan sidik jari bagi pekerja migran yang tinggal di dalam maupun luar negeri.

"Konsep e-KYC adalah ketika nasabah mengunduh aplikasi, masukkan nomor identitas kependudukan dan verifikasi wajah, ketika data lengkap dan valid nasabah bisa langsung buka rekening. Interbio juga akan mengembangkan layanan perbankan digital secara global, sehingga dengan Kartu Tanda Penduduk yang dimiliki pekerja migran yang ada di luar negeri bisa langsung buka rekening sehingga mereka dapat mengirim uang ke keluarganya di Indonesia dengan lebih aman," jelas Irawan.

Interbio juga akan meluncurkan produk baru BioCode, yaitu kode QR dengan biometrik yang berisi data kependudukan dilengkapi dengan kode unik masing-masing individu dan dapat digunakan tanpa jaringan internet terutama bagi masyarakat di pelosok. Kode unik tersebut dapat mengurangi kerugian negara misalnya dalam BPJS ataupun bantuan sosial.

"Misalnya di pelosok untuk meminimalisir kecurangan atau penyalahgunaan penggunaan dan penerima BPJS, Bansos maupun KUR (Kredit Usaha Rakyat) kita verifikasi data dengan memindai kode yang dimiliki individu tersebut di handphone, keluar gambar wajahnya, lalu orangnya difoto dan dicocokkan dengan kode tersebut, karena di dalam sudah ada data biometriknya jadi tidak perlu jaringan internet lagi,” ungkap Irawan.

Ke depannya Interbio juga akan mengaplikasikan sistem verifikasi dan validasi pelanggan (e-KYC) melalui teknologi biometrik, salah satunya menggunakan Facial Recognition, yang dikombinasikan dengan penarapan layanan Digital Signature sehingga dokumen elektronik yang ditransaksikan dapat diketahui keabsahan dan keasliannya.

Interbio berharap lompatan teknologi yang dimiliki perusahaannya dapat mengakselerasi pertumbuhan digital bussines Tanah Air.
(nag)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved