Elektabilitas Tertinggi, Prabowo Diminta Tetap Fokus Bantu Jokowi
Selasa, 25 Februari 2020 - 06:45 WIB
Elektabilitas Tertinggi, Prabowo Diminta Tetap Fokus Bantu Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Hasil survei Lembaga Survei Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI), Indo Barometer, serta Median menempatkan Prabowo Subianto sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi untuk bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, Indonesia baru saja menuntaskan Pemilu 2019 sehingga terlalu jauh untuk saat ini berbicara Pilpres 2024. "Kita baru selesai Pilpres 2019. Pilpres 2024 juga masih jauh. Istilahnya, Belande masih jauh. Lebih baik Pak Prabowo yang kini menjadi pembantunya Presiden Jokowi harus fokus dulu membantu beliau," ujar Ace, Senin (24/2/2020).
Tidak hanya kepada Prabowo, pesan senada juga ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang namanya juga muncul sebagai salah satu kandidat potensial. "Demikian juga dengan Pak Anies, lebih baik fokus pada penyelesaian masalah Jakarta yang masih banyak. Hari ini banjir masih belum tertangani," tutur Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.
Namun, kata Ace, harus diakui bahwa elektablitas Prabowo saat ini jauh lebih berkurang dibandingkan Pilpres yang lalu yaitu 45%. "Menurut hasil survei Indo Barometer, saat ini elektabilitas Prabowo 25%. Jadi untuk 2024 masih jauh. Lebih baik kerja saja sesuai dengan peran dan tugasnya masing-masing," katanya.
Berdasarkan hasil Munas pada Desember 2019, sejumlah pengurus Golkar menyampaikan dukungan untuk Airlangga agar maju menjadi Calon Presiden 2024. (Baca juga: Akademisi: Survei Capres 2024 Bikin Orang Ngomong Politik Terus ).
Diketahui, sejumlah lembaga survei mulai memunculkan nama-nama yang berpotensi untuk maju dalam Pilpres 2024. Lembaga Survei Parameter Politik Indonesia (PPI), misalnya, memunculkan nama-nama tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi. Di antaranya Prabowo Subianto yang menempati posisi teratas dengan perolehan 17,3%, disusul Sandiaga Uno 9,1%, Ganjar Pranowo 8,8%, Anies Baswedan 7,8%, AHY 5,4%, Ahok 5,2%, Ridwan Kamil 4,7%, Abdul Somad 4,5%,Tri Rismaharini 2,6%, Mahfud MD 2,4%, Gatot Nurmantyo 2,0%. Sementara 19 tokoh lainnya memiliki elektabilitas 1,9%-0%.
Begitu pula Indo Barometer juga telah memunculkan nama-nama yang memiliki potensi tinggi untuk bertarung di pilpres. Dalam simulasi 22 nama, dukungan publik tertinggi jatuh kepada Prabowo Subianto sebesar 22,5%, disusul Anies Baswedan 14,3%, Sandiaga Salahuddin Uno 8,1%, Ganjar Pranowo 7,7% dan Tri Rismaharini 6,8%.
Sementara, Median dalam survei terakhirnya terkait elektabilitas tertutup 23 tokoh menghasilkan nama Prabowo Subianto di urutan teratas dengan 18,8%, Anies Baswedan 15,8%, Sandiaga Uno 9,6%, Agus Harimurti Yudhoyono 8,3%, dan Ridwan Kamil 5,7%. (Baca juga: Survei Median: Jika Pilpres Dilakukan Hari Ini, Pemenangnya Prabowo ).
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, Indonesia baru saja menuntaskan Pemilu 2019 sehingga terlalu jauh untuk saat ini berbicara Pilpres 2024. "Kita baru selesai Pilpres 2019. Pilpres 2024 juga masih jauh. Istilahnya, Belande masih jauh. Lebih baik Pak Prabowo yang kini menjadi pembantunya Presiden Jokowi harus fokus dulu membantu beliau," ujar Ace, Senin (24/2/2020).
Tidak hanya kepada Prabowo, pesan senada juga ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang namanya juga muncul sebagai salah satu kandidat potensial. "Demikian juga dengan Pak Anies, lebih baik fokus pada penyelesaian masalah Jakarta yang masih banyak. Hari ini banjir masih belum tertangani," tutur Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.
Namun, kata Ace, harus diakui bahwa elektablitas Prabowo saat ini jauh lebih berkurang dibandingkan Pilpres yang lalu yaitu 45%. "Menurut hasil survei Indo Barometer, saat ini elektabilitas Prabowo 25%. Jadi untuk 2024 masih jauh. Lebih baik kerja saja sesuai dengan peran dan tugasnya masing-masing," katanya.
Berdasarkan hasil Munas pada Desember 2019, sejumlah pengurus Golkar menyampaikan dukungan untuk Airlangga agar maju menjadi Calon Presiden 2024. (Baca juga: Akademisi: Survei Capres 2024 Bikin Orang Ngomong Politik Terus ).
Diketahui, sejumlah lembaga survei mulai memunculkan nama-nama yang berpotensi untuk maju dalam Pilpres 2024. Lembaga Survei Parameter Politik Indonesia (PPI), misalnya, memunculkan nama-nama tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi. Di antaranya Prabowo Subianto yang menempati posisi teratas dengan perolehan 17,3%, disusul Sandiaga Uno 9,1%, Ganjar Pranowo 8,8%, Anies Baswedan 7,8%, AHY 5,4%, Ahok 5,2%, Ridwan Kamil 4,7%, Abdul Somad 4,5%,Tri Rismaharini 2,6%, Mahfud MD 2,4%, Gatot Nurmantyo 2,0%. Sementara 19 tokoh lainnya memiliki elektabilitas 1,9%-0%.
Begitu pula Indo Barometer juga telah memunculkan nama-nama yang memiliki potensi tinggi untuk bertarung di pilpres. Dalam simulasi 22 nama, dukungan publik tertinggi jatuh kepada Prabowo Subianto sebesar 22,5%, disusul Anies Baswedan 14,3%, Sandiaga Salahuddin Uno 8,1%, Ganjar Pranowo 7,7% dan Tri Rismaharini 6,8%.
Sementara, Median dalam survei terakhirnya terkait elektabilitas tertutup 23 tokoh menghasilkan nama Prabowo Subianto di urutan teratas dengan 18,8%, Anies Baswedan 15,8%, Sandiaga Uno 9,6%, Agus Harimurti Yudhoyono 8,3%, dan Ridwan Kamil 5,7%. (Baca juga: Survei Median: Jika Pilpres Dilakukan Hari Ini, Pemenangnya Prabowo ).
(zik)