Survei: Airlangga Capres Teratas, Golkar Kuasai Sumatera dan Jawa

Kamis, 10 Maret 2022 - 11:15 WIB
loading...
Survei: Airlangga Capres...
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon presiden (capres) teratas dalam survei yang digelar Panel Survey Indonesia (PSI) pada 20 Februari-6 Maret 2022. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon presiden (capres) teratas dalam survei yang digelar Panel Survey Indonesia (PSI) pada 20 Februari-6 Maret 2022.

Direktur Eksekutif Panel Survey Indonesia Andri Gunawan, dalam simulasi pertanyaan tertutup nama Airlangga muncul mengalahkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Baca juga: Apresiasi Peran OJK, Menko Airlangga Hartarto: Industri Jasa Keuangan Dorong Pemulihan Ekonomi

“Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dinilai layak menjadi Presiden 2024 dengan jumlah pemilih sebesar 18,2%, melampaui Prabowo Subianto di angka 15,4% dan Ganjar Prabowo 8,9%,” tutur Andri dalam keterangan, Kamis (10/3/2022).

Survei PSI juga mencoba simulasi pasangan capres-cawapres pada responden untuk mengetahui pasangan yang paling diinginkan masyarakat. Hasilnya, pasangan Airlangga Hartarto-Ganjar Pranowo meraih 38,2% diikuti Prabowo Subianto-Anies Baswedan 28,9% dan Prabowo Subianto-Puan Maharani 19,2%.

Hasil ini selaras dengan temuan sosok pemimpin pengganti Joko Widodo (Jokowi) yang diinginkan responden ialah calon yang pernah bekerja di Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebanyak 91,3% reponden ingin sosok pengganti Jokowi meneruskan program kerja yang dilakukan pemerintahan periode saat ini.

Selain itu, sebanyak 98,7% dari 2.124 responden dari seluruh Indonesia juga ingin calon pemimpin yang sudah terbukti kinerjanya dan dirasakan dampaknya terutama di bidang perekonomian. Di sisi lain, hasil survei PSI juga menemukan bahwa Partai Golkar menjadi partai dengan tingkat keterpilihan tertinggi.

Andri mengatakan melalui simulasi pertanyaan tertutup, Golkar dipilih sebanyak 23,4% mengalahkan PDIP di urutan kedua dengan 18,9%. "Gerindra di urutan ketiga dengan 12,8%, disusul Demokrat 7,3% dan Nasdem 6,2%,” ucap Andri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved