Saat Anggota DPR Benny Harman Mencecar Menkumham Soal Harun Masiku

Senin, 24 Februari 2020 - 21:14 WIB
Saat Anggota DPR Benny...
Saat Anggota DPR Benny Harman Mencecar Menkumham Soal Harun Masiku
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Benny Kabur Harman mencecar Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly terkait Harun Masiku dalam rapat Komisi III DPR dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Awalnya, Benny menanyakan dari mana data salah satu media massa yang menyebutkan Harun Masiku tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada 7 Januari 2020.

"Dari CCTV, bukan dari sistem," jawab Yasonna Laoly di Ruang Rapat Komisi III DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Kemudian, Benny yang merupakan politikus Partai Demokrat itu menanyakan apakah data salah satu media massa itu benar atau tidak. "Oh betul, CCTV-nya, Pak," kata Yasonna.

Kemudian, Benny kembali mengklarifikasinya. "Jadi pada saat itu Masiku sudah di sini?" ujar Benny Harman.

"Sudah, benar," singkat Yasonna.

Lalu, Benny menanyakan apakah pernyataan Yasonna Laoly yang menyebutkan Harun Masiku masih berada di luar negeri. Namun, Yasonna keukeuh tidak merasa bersalah.

"Oh ya benar, bahwa pernyataan saya itu benar bahwa karena diperiksa di sistem kita belum karena dia stuck di PC konter datanya," kilah Yasonna.

"Saya paham, Pak Menteri. Jadi menurut alat, saya percaya, itulah pentingnya alat. Sesuai dengan informasi di sistem itu, dia belum masuk, kan begitu, Pak?" ujar Benny Harman.

Namun, Yasonna membantah. Yasonna menjelaskan data kepulangan Harun Masiku tidak terkoneksi ke server lokal. "Saya mengerti, Pak, ini memang butuh kecanggihan intelektualitas agak tinggi untuk memahami ini. Pak Menkumham tadi kan mengatakan bahwa informasi dan pengumuman kepada publik bahwa Masiku belum masuk itu kan dari alat tadi yang belum dikonekkan ke server tadi," ujar Benny.

Di sisi lain, kata dia, sebuah media massa mengungkapkan Harun Masiku sudah berada di Tanah Air berdasarkan CCTV bandara. "Kan begitu, Pak. Pak menteri tidak salah, hanya alat informasinya Pak Menteri relay on alat tadi, sedangkan Tempo pada CCTV. Itu saja bedanya," kata Benny. (Baca juga: Soal Harun Masiku, Menkumham Ngaku Apes ).

Yasonna pun menjelaskan bahwa data CCTV itu berada di Angkasa Pura, bukan di Imigrasi. "Supaya jelas. Jadi data Angkasa Pura menunjukkan, mereka (Tempo-red) memungkinkan ke Angkasa Pura minta. Pada hari Minggu bahkan Kemenkumham melalui Kakanwil Imigrasi meminta ke, meminta dokumen CCTV ke Angkasa Pura tidak diberikan dengan alasan libur kerja," kata Yasonna.

Benny pun mengusulkan agar pihak Angkasa Pura dipanggil untuk dimintai keterangannya. "Yang benar itu mana. Jangan sampai nanti, masak Angkasa Pura sama Pak Dirjen ini kan dilihatnya begitu. Itu yang saya bilang ada dua-dua Dirjen Imigrasi, ya kan," pungkasnya. (Baca juga: Ketua KPK Akui Tidak Mudah Cari Harun Masiku ).
(zik)
Berita Terkait
Harun Masiku Masih Diburu,...
Harun Masiku Masih Diburu, KPK: Justru Lebih Besar Ricky Ham Pagawak
Publik Diminta Segera...
Publik Diminta Segera Sampaikan ke KPK jika Tahu Keberadaan Harun Masiku
Soal Keberadaan Harun...
Soal Keberadaan Harun Masiku, KPK: Dari Interpol Belum Ada Laporan
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Soal Keberadaan Harun...
Soal Keberadaan Harun Masiku, KPK Butuh Informasi Valid
Mahasiswa Desak KPK...
Mahasiswa Desak KPK Segera Tangkap Harun Masiku
Berita Terkini
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Ungkap Asal Usul Ide...
Ungkap Asal Usul Ide KDMP, Prabowo: Agar Rakyat Tak Terjerat Lintah Darat
Sahroni: Komisi III...
Sahroni: Komisi III Awasi Langsung Penggeledahan Kasus Febrie sebagai Bentuk Transparansi Hukum
Pakar: Penanganan Kasus...
Pakar: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Jadi Ujian Besar bagi Kejagung
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved