Sindiran Mega Soal Jangan Paksa Anak Jadi Pemimpin untuk Jokowi dan SBY

Rabu, 19 Februari 2020 - 20:29 WIB
Sindiran Mega Soal Jangan...
Sindiran Mega Soal Jangan Paksa Anak Jadi Pemimpin untuk Jokowi dan SBY
A A A
JAKARTA - Sindiran Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang meminta kadernya tidak memaksakan anak masing-masing atau keluarga masuk dunia politik menimbulkan spekulasi. (Baca juga: Merasa Kesal, Megawati: Anak Tak Mampu Jadi Pemimpin Jangan Dipaksa-paksa)

Menurut Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Arif Nurul Imam, sindiran Megawati Soekarnoputri itu ditujukan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Baca juga: Syarif Hasan Akui AHY-Ibas Dipersiapkan untuk Pilpres 2024)

Sebab, Anak Sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan menantunya, Bobby maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Adapun Gibran maju Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Solo, sedangkan Bobby maju Pilwalkot Medan.

"Sindiran ini juga kemungkinan juga menyasar ke Presiden Jokowi karena anak dan menantunya maju dalam Pilkada," ujar Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Rabu (19/2/2020) malam.

Padahal, kata dia, banyak kader PDIP lainnya yang telah membesarkan partai dan memiliki rekam jejak. "Ungkapan Megawati soal anak tak mampu jadi pemimpin jangan dipaksa-paksa sejatinya menyindir banyak elite politik kita yang gemar membangun dinasti politik," katanya.

Di samping itu, menurut dia, sindiran Megawati itu juga bisa menyasar ke Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab, Putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hendak maju di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024. "Kita tahu perseteruan Mega vs SBY hingga kini belum cair, sehingga secara diam-diam selalu saling mendelegetimasi secara politik," ucapnya.
(cip)
Berita Terkait
Seperti Pemilu 1999...
Seperti Pemilu 1999 dan 2004, PDIP Dukung Masa Kampanye Dipersingkat
Indikator yang Membuat...
Indikator yang Membuat PDIP Pantas Disebut Partai Modern
Yan Harahap: Demokrat...
Yan Harahap: Demokrat Berkoalisi dengan Rakyat, Bukan PDIP!
Terus Perkuat Kaderisasi,...
Terus Perkuat Kaderisasi, PDIP Mantap Menatap Pemilu 2024
Perayaan HUT ke-50 PDIP...
Perayaan HUT ke-50 PDIP Tidak Undang Parpol Lain, Ini Alasannya
Pemenangan Pemilu 2024...
Pemenangan Pemilu 2024 Harus di Atas 50%, PDIP Terbuka Kerja Sama dengan Partai Lain
Berita Terkini
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved