Kepala Daerah Diminta Belajar dari Konawe Utara Terkait Banjir

Selasa, 11 Februari 2020 - 17:17 WIB
Kepala Daerah Diminta...
Kepala Daerah Diminta Belajar dari Konawe Utara Terkait Banjir
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo meminta kepada kepala daerah, untuk mencontoh daerah Konawe Utara dalam penanganan banjir.

"Konawe Utara selalu menjadi contoh, kenapa? Karena data dari BMKG direspons dengan baik," kata Doni Monardo di sela-sela peluncuran petabencana.id di Ruang Serbaguna Sutopo Purwo Nugrogo, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

"Pejabat turun ke lapangan memberikan informasi kepada masyarakat. Bahkan masyarakat yang tidak mau dievakuasi diberikan sanksi oleh Bupati. Ada yang dihukum. Ini semata-mata untuk menyelamatkan jiwa manusia," kata Doni.

(Baca juga: BNPB Ingatkan Masyarakat Biasakan untuk Sadar Bencana)

Di Konawe Utara ungkap Doni, ketika banjir bandang menerjang ratusan rumah penduduk yang terbawa air bah, tidak ada satu pun masyarakat yang menjadi korban jiwa, seluruhnya selamat.

"Nah, seperti ini harus kita tingkatkan kualitasnya. Tentu kita harus sadar negara kita memiliki resiko bencana yang besar. Bukan hanya sekadar banjir, banjir bandang dan tanah longsor," ujarnya.

"Belum lagi erupsi gunung berapi juga gempa bumi diliputi tsunami. Belum juga ancaman kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, dan ancaman bencana lain yang bisa terjadi kapan saja," tambahnya.

Doni mengharapkan, masyarakat aktif memberikan informasi tentang adanya bencana. Sehingga jika terjadi bencana dapat segera diketahui oleh masyarakat.

"Tidak perlu menunggu pemberitahuan terkait sehingga masyarakat bisa menutuskan kapan waktunya harus evakuasi. Kapan waktunya harus meninggalkan pemukiman," ucapnya.

Sementara, untuk kekhawatiran terjadi kehilangan harta benda, Doni mengajak pemuda maupun tokoh masyarakat untuk aktif melakukan koordinasi menjaga keamanan.

"Mungkin ada rasa kekhawatiran harta benda hilang maka komunitas di sekitar bisa melakukakan koordinasi untuk saling menjaga bergantian antara pemudanya atau tokoh-tokohnya. Sehingga terhindar dari pencurian-pencurian, misalnya seperti itu," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
BNPB Ingatkan Masyarakat...
BNPB Ingatkan Masyarakat yang Tinggal di Daerah Rawan Bencana Waspada
BNPB: Periode Kering...
BNPB: Periode Kering Sangat Singkat, Bencana Hidrometeorologi Basah Mendominasi
BNPB Sebut Sepanjang...
BNPB Sebut Sepanjang 2020 Sebanyak 1.724 Bencana Melanda Indonesia
Bencana Alam Berturut-turut,...
Bencana Alam Berturut-turut, BNPB Diminta Siaga di Semua Daerah
BNPB: Terjadi 1.969...
BNPB: Terjadi 1.969 Bencana dari Januari-September 2021, 519 Jiwa Meninggal
Mantan Kepala BNPB Sebut...
Mantan Kepala BNPB Sebut Indonesia Bisa Jadi Laboratorium Bencana
Berita Terkini
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah: Sidang Tidak Bisa Lagi Dilanjutkan
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Infografis
Seprai 300 Tahun Disulam...
Seprai 300 Tahun Disulam Pakai Rambut dari Kepala yang Dipenggal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved