Draf Omnibus Law Harus Dibuka dan Bisa Dikoreksi Publik

Senin, 10 Februari 2020 - 17:17 WIB
Draf Omnibus Law Harus...
Draf Omnibus Law Harus Dibuka dan Bisa Dikoreksi Publik
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah untuk menerbitkan rancangan undang-undang dengan konsep Omnibus Law harus disoroti publik. Bahkan publik harus mengkritisi dan melakukan koreksi.

"RUU Omnibus Law sampai hari ini masih misteri, seharusnya di buka dipublik sehingga bisa dikoreksi oleh masyarakat," kata Analis Politik dan Direktur IndoStregi Arif Nurul Imam, Senin (10/2/2020).

RUU ini memuat peraturan soal cipta lapangan kerja, fasilitas perpajakan dan Ibu Kota Baru. Menurut Arif, penolakan RUU oleh sejumlah kalangan menjadi lumrah karena ada potensi rancangan yang sengaja disembunyikan karena merugikan buruh.

"Jika dibuka, ini tentu bisa diperdebatkan. Apabila merugikan buruh, misalnya bisa ditolak dan mengajukan rancangan alternatif," ujarnya. (Baca juga: Di Australia, Jokowi Disambangi Petinggi Partai Oposisi )

Padahal menurut Arif, berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 sesungguhnya mengatur partisipasi masyarakat. Itu artinya masyarakat berhak memberikan dan mengoreksi rancangan undang-undang.

"Jika merugikan masyarakat kecil dan hanya menguntungkan beberapa gelintir elit, layak publik menolak," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan 39 RUU...
Tok! DPR Sahkan 39 RUU Prioritas 2023, Omnibus Law Kesehatan hingga RUU IKN
Besok Buruh Akan Kembali...
Besok Buruh Akan Kembali Geruduk Istana dan Gedung MK
Perwakilan Senator Minta...
Perwakilan Senator Minta Ketua DPD RI Desak Presiden Cabut UU Omnibus Law
Omnibus Law dan Kebencanaan
Omnibus Law dan Kebencanaan
Omnibus Law dan Ongkos...
Omnibus Law dan Ongkos PHK
Simalakama Omnibus Law’...
Simalakama 'Omnibus Law’ Cipta Kerja
Berita Terkini
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved