Enggan Pulangkan WNI Eks ISIS, Pemerintah Dinilai Abaikan Konstitusi

Jum'at, 07 Februari 2020 - 19:26 WIB
Enggan Pulangkan WNI...
Enggan Pulangkan WNI Eks ISIS, Pemerintah Dinilai Abaikan Konstitusi
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM), Din Syamsuddin mengatakan, warga negara Indonesia (WNI) yang telah menjadi mantan anggota ISIS memiliki hak untuk dilindungi.

(Baca juga: Pemerintah Disarankan Karantina WNI Eks ISIS di Aceh)

Hal ini menanggapi wacana pemulangan 600 WNI mantan anggota ISIS ke Indonesia. Pemerintah pun hingga saat ini masih membahasnya.

"Selama mereka masih berstatus WNI sekali lagi, selama mereka masih berstatus WNI maka negara harus memberikan perlindungan," ujar Din Syamsuddin di Sekretariat DN-PIM, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

"Itu amanat konstitusi, bahkan amanat dari pembukaan UUD 1945 bahwa negara antara lain melindungi seluruh rakyat dan tumpah negara Indonesia kalau tidak salah bunyinya seperti itu," tambahnya.

Maka menurut Din, mereka punya hak untuk dilindungi bahwa memang ada pelanggaran hukum, seandainya ada pelanggaran hukum ya silakan mereka juga tidak terluput dari objek atau subjek penegakan hukum.

Din mengatakan, jika negara abai dan tidak melindungi WNI di sana, negara bisa mengingkari konstitusi. "Karena alasan-alasan tertentu yang bertentangan dengan konstitusi itu, bisa dianggap negara mengingkari konstitusi," jelasnya.

Dirinya pun mendukung, jika memang WNI mantan anggota ISIS telah bertobat dan sadar, negara harus hadir untuk melindungi.

"Kalau saya sekali lagi selama warga negara kita yang berada pernah bergabung dengan ISIS, dan mungkin sebagian kemudian sadar tobat bahwa ISIS itu sesat dan menyesatkan dan mereka ingin kembali ya harus dilindungi oleh negara," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Penanganan Perkara Jampidsus...
Penanganan Perkara Jampidsus Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved