Hanya Didukung Fraksi Demokrat dan PKS, Pansus Jiwasraya Bakal Kandas

Rabu, 05 Februari 2020 - 07:50 WIB
Hanya Didukung Fraksi...
Hanya Didukung Fraksi Demokrat dan PKS, Pansus Jiwasraya Bakal Kandas
A A A
JAKARTA - Pengamat hukum dari Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, memprediksi usulan Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki masalah PT Jiwasraya (Persero) di DPR, bakal kandas di tengah jalan. Sebab hanya disepakati oleh dua fraksi, yakni Demokrat dan PKS.

"Ditinjau dari representasi jumlah fraksi maupun anggota, kedua fraksi tidak memenuhi jumlah untuk memperoleh suara mayoritas jika dilakukan voting," kata Suparji saat dihubungi SINDOnews, Rabu (5/2/2020).

Di sisi lain, kata Suparji, fraksi-fraksk lain yang tidak setuju dengan Pansus, terutama koalisi pemerintah cukup solid untuk menolak pembentukan Pansus. Hal ini bisa terbaca dari sikap masing-masing anggota Dewan di Senayan yang cenderung melanjutkan proses panitia kerja untuk menyelidiki kasus ini. (Baca juga: PKS-Demokrat Ajak Fraksi Lain Masuk Pansus Jiwasraya)

Lebih lanjut Suparji mengatakan, sejauh ini fraksi-fraksi yang menolak Pansus belum bisa memberikan penjelasan secara gamblang kenapa menolak usulan Pansus. Sedangkan di beberapa kasus yang lampau, seperti kasus Century, mayoritas fraksi di Senayan berhasil dan kompromis.

"Padahal dalam rangka mendukung penyelesaian masalah ini dengan tuntas dan menjadi pembelajaran di masa yang akan datang. Masalah ini hendaknya tidak selesai dengan uang nasabah kembali, tetapi harus ada punishment ekonomi, politik dan hukum," tukasnya. (Baca juga: Pansus Jiwasraya Bidik Istana )
"Sanksi tersebut bermakna adanya penjeraan dan dukasi. Jika hanya dalam bentuk sanksi ekonomi dan hukum, tanpa ada proses politik di DPR yang lebih komprehensif, padahal menyangkut uang negara maka belum dapat menjerakan kepada yang terlibat," pungkas dia.

(thm)
Berita Terkait
Percepat Riset dan Pengembangan...
Percepat Riset dan Pengembangan Inovasi, PKS Tagih Perpres BRIN
Sudah Setahun, Demokrat-PKS...
Sudah Setahun, Demokrat-PKS Pertanyakan Nasib Pansus Jiwasraya di Paripurna
Kokohkan Nasionalisme,...
Kokohkan Nasionalisme, Fraksi PKS Gelar Lomba Pidato Biografi 5 Tokoh Bangsa
Kembali Raih Penghargaan...
Kembali Raih Penghargaan Fraksi Paling Aspiratif, Jazuli: Bukti PKS Konsisten
PPP Gandeng PKS Kawal...
PPP Gandeng PKS Kawal Isu-isu Keumatan
Sering Kritik Pemerintah,...
Sering Kritik Pemerintah, PKS: Siapa Lagi yang Mau Menegur Presiden?
Berita Terkini
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved