Tingkatkan Waspada, 99% Wilayah Indonesia Memasuki Musim Hujan

Jum'at, 31 Januari 2020 - 15:34 WIB
Tingkatkan Waspada,...
Tingkatkan Waspada, 99% Wilayah Indonesia Memasuki Musim Hujan
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat hampir seluruh atau sekitar 99% wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan.

“Kami laporkan hingga 99% di wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan tetapi masih ada 1% meliputi zona musim di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah. Sehingga kami meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Kepala Sub bidang Peringatan Dini Iklim BMKG, Supari dalam Konferensi Pers Tim Intelenjen Bencana bulan Januari 2020 di Ruang Serbaguna Dr Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB, Jakarta (31/1/2020).

Supari mengatakan BMKG mempredikasi dalam satu minggu ke depan terjadi peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia bagian Barat dan Selatan. “Di awal Februari, sekitar satu minggu ke depan kami memprediksi ada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian Barat dan Selatan. Ada di sebagian wilayah Jawa dan Kalimantan, Sulawesi ini yang perlu kita waspadai di awal bulan Februari,” jelasnya.

Sementara sepanjang Februari, BMKG telah memprediksi akan terjadi curah hujan tinggi meliputi wilayah Sumatera bagian Selatan dan Barat, Pulau Jawa, sebagain besar Kalimantan dan Sulawesi. “Papua juga ada kemungkinan namun tidak terlalu tinggi curah hujannya,” ungkap Supari.

Supari menambahkan pihaknya mengingatkan bahwa potensi hujan di Pulau Jawa akan lebih tinggi dibandingkan dengan Pulau lain di Indonesia. “Di Pulau Jawa akan cenderung tinggi curah hujannya karena memang curah hujannya akumulasi, tapi kami berharap semoga tidak seekstrem pada awal Januari kemaren.”

“Tapi perlu diwaspadai curah hujan tinggi di sebagian wilayah Jawa. Rekomendasi dari kami adalah tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi curah hujan yang tinggi,” sambung Supari.

Selain itu, Supari mengingatkan untuk waspada terhadap adanya gelombang tinggi di sebagian wilayah Laut Natuna dan Laut Jawa. “Mungkin yang kemudian perlu diwaspadai adalah adanya gelombang tinggi di Laut Natuna, kemudian di sebagian Laut Jawa yang mengalami gelombang tinggi. Kemudian di laut dalam, tinggi gelombang masih akan normal,” tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Peta Bencana Nasional,...
Peta Bencana Nasional, BMKG: 13 Zona Megathrust dan 295 Sesar Aktif
Hadapi Bencana, BMKG...
Hadapi Bencana, BMKG Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Frekuensi Bencana Meningkat,...
Frekuensi Bencana Meningkat, Jokowi Sampaikan 4 Arahan kepada BMKG
BMKG: Indonesia Butuh...
BMKG: Indonesia Butuh Satelit Untuk Deteksi Bencana
BMKG Minta Pemda Tingkatkan...
BMKG Minta Pemda Tingkatkan Mitigasi Bencana untuk Meminimalisir Jumlah Korban
Minimalisir Dampak Tsunami,...
Minimalisir Dampak Tsunami, BMKG Terus Bangun Sistem Penanggulangan
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved