PKS Nilai Skandal Jiwasraya Tak Cukup Diserahkan ke Panja

Rabu, 29 Januari 2020 - 15:57 WIB
PKS Nilai Skandal Jiwasraya...
PKS Nilai Skandal Jiwasraya Tak Cukup Diserahkan ke Panja
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR, Jazuli Juwaini menilai skandal Jiwasraya tidak cukup diserahkan pada mekanisme biasa atau panitia kerja (Panja) di komisi DPR. Menurutnya skandal tersebut harus melalui penyelidikan yang komprehensif sehingga kasusnya menjadi terang benderang dan transparan.

Dia menilaidDi sana ada tanggung jawab pemerintah, ada tanggung jawab BUMN, lembaga pengawas yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK), korporasi dan lain sebagainya. Dia melanjutkan, DPR adalah wakil rakyat dan mewakili kepentingan rakyat yang gelisah melihat megaskandal itu, terutama mereka yang terdampak langsung. (Baca juga: Muluskan Pansus Angket Jiwasraya, Demokrat Lobi PKS )

"Jika respons DPR biasa-biasa saja tidak sesuai proporsi dan urgensinya, rakyat akan bertanya-tanya jangan-jangan ada hal yang sengaja ditutup-tutupi dan diselesaikan bawah tangan," ujar Jazuli dalam diskusi Bertajuk 'Skandal Jiwasraya, Ada Apa Dengan BUMN?' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Maka itu, Fraksi PKS tetap pada pendiriannya agar segera dibentuk Pansus Angket Jiwasraya untuk membongkar dan menyelidiki skandal ini. Pansus Angket juga diminta jangan dipikirkan macam-macam dan bermotif politik.

Karena, Pansus itu diyakini murni untuk mengungkap kasus tersebut agar jelas masalahnya dan komprehensif solusinya. Menurut dia, negara justru terbantu untuk memperbaiki tata kelola BUMN keuangan ini secara komprehensif.

"Pansus Hak Angket ini akan menyelidiki indikasi fraud yang terorganisir atau organized crime dan pola kecurangan pada sektor keuangan yang kompleks. Dengan demikian kita bisa memperbaiki tata kelola BUMN kita khususnya dan korporasi pada umumnya menjadi lebih baik dan menutup semua celah kejahatan yang mungkin dilakukan," imbuhnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini berpandangan kasus Jiwasraya dapat disebut megaskandal yang bisa berdampak sistemik, mengingat potensi kerugiannya yang sementara ditaksir Kejaksaan Agung mencapai Rp13,7 triliun, sehingga tidak ada cara lain kecuali dilakukan penyelidikan secara serius, mendalam, dan komprehensif.

"Kita tidak boleh main-main dengan skandal Jiwasraya karena di sana ada mandat negara, uang negara, dan yang terpenting uang rakyat," katanya. (Baca juga: Dorong Investigasi Dana Jiwasraya untuk Pemilu, Muhammadiyah Minta SBY Terbuka )

Jazuli menambahkan nilai kerugian yang sangat besar harus dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum, ekonomi, korporasi, dan secara publik. "Kita ingin memastikan hak-hak nasabah tetap dijamin negara karena menurut catatan ada 5,2 juta jiwa nasabah dari masyarakat menengah ke bawah," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Kasus Asabri dan Jiwasraya,...
Kasus Asabri dan Jiwasraya, PKS Sebut Ada Kesalahan Fundamental
Sudah Setahun, Demokrat-PKS...
Sudah Setahun, Demokrat-PKS Pertanyakan Nasib Pansus Jiwasraya di Paripurna
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved