PDIP Usulkan PT Naik Jadi 5%, Pengamat: 4% Sudah Kompromistis

Senin, 27 Januari 2020 - 09:54 WIB
PDIP Usulkan PT Naik...
PDIP Usulkan PT Naik Jadi 5%, Pengamat: 4% Sudah Kompromistis
A A A
JAKARTA - PDIP mengusulkan agar ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) ditingkatkan menjadi 5%. Usulan PDIP tersebut menuai penolakan dari sejumlah partai politik karena dianggap terlalu tinggi.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai sebenarnya PT yang diterapkan pada Pemilu 2019 lalu sudah cukup memberatkan baik partai papan atas, menengah maupun kecil. (Baca juga: PBB Tak Setuju Usulan PDIP Soal Ambang Batas Parlemen 5% )

"4 persen tetap ideal dan kompromistis sebenarnya. Artinya, partai kecil dan non parlemen tidak terlampau berat dengan PT semacam itu," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Senin (26/1/2020).

Analis Politik asal UIN Jakarta itu mengatakan jika pun terpaksa PT tersebut harus dinaikkan maksimal 5% untuk memacu parpol bekerja maksimal agar lolos PT pada Pemilu 2024 nanti.

"Sementara untuk DPRD provinsi maksimal 2 persen dan DPRD kabupaten/kota 1-1,5 persen," tuturnya.

Setidaknya sudah ada dua partai politik peserta Pemilu 2019 yang menolak usulan agar PT ditingkatkan di atas 4% yakni Partai Hanura dan Partai Bulan Bintang (PBB). Dua partai tersebut gagal mengirim wakilnya di Senayan dengan penerapan PT 4%. Melalui Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang meminta agar PT diturunkan menjadi 3%. (Baca juga: PDIP Usul Parlementary Threshold 5%, Hanura Minta Diturunkan Jadi 3% )

Sementara, PBB melalui Ketua Umum partai, Yusril Ihza Mahendra menyatakan usulan PT hingga 5% terlalu tinggi. "Menurut saya sih 4% sudah terlalu tinggi. Saya kira angka yang paling moderat itu 3%, jangan tiap tahun naik terus, nanti kalau naik terus jadi partai tunggal, saya kira kita harus menghargai kemajemukan rakyat Indonesia. Begitu majemuk, begitu juga aspirasi partai-partai," ujar Yusril seusai menutup acara Orientasi Kepengurusan Partai (OKP) DPP Partai Bulan Bintang (PBB) di Bumi Gumati Convention Resort, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu 26 Januari 2020.
(kri)
Berita Terkait
Seperti Pemilu 1999...
Seperti Pemilu 1999 dan 2004, PDIP Dukung Masa Kampanye Dipersingkat
Perayaan HUT ke-50 PDIP...
Perayaan HUT ke-50 PDIP Tidak Undang Parpol Lain, Ini Alasannya
Megawati Sentil Kader...
Megawati Sentil Kader PDIP Babak Belur di Pemilu 2024
Terus Perkuat Kaderisasi,...
Terus Perkuat Kaderisasi, PDIP Mantap Menatap Pemilu 2024
Saksi PDIP di Cibinong...
Saksi PDIP di Cibinong Bogor Meninggal saat Kawal Pemilu 2024
Hasto: Pemilu 2024 Perpaduan...
Hasto: Pemilu 2024 Perpaduan Sempurna Seluruh Kecurangan Pemilu 1971 dan 2009
Berita Terkini
Prabowo Sambut Jabat...
Prabowo Sambut Jabat Tangan Erat Kedatangan PM Singapura di Istana Merdeka
Prabowo dan PM Singapura...
Prabowo dan PM Singapura Bakal Teken 26 MoU dalam Leaders' Retreat di Istana Merdeka
Usai Ramai Amplop dari...
Usai Ramai Amplop dari Bupati Kuansing, Menhut Lapor Penolakan Gratifikasi ke KPK
Oleh Soleh Dukung Perpres...
Oleh Soleh Dukung Perpres 111/2025: LGBTQ Sudah Jadi Ancaman Nonmiliter
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved