Rieke Mengaku DPR Belum Terima Draf RUU Cipta Lapangan Kerja

Selasa, 21 Januari 2020 - 13:15 WIB
Rieke Mengaku DPR Belum...
Rieke Mengaku DPR Belum Terima Draf RUU Cipta Lapangan Kerja
A A A
JAKARTA - DPR RI belum menerima draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Sebab, pemerintah belum menyerahkan draf tersebut.

"Belum, ini kan belum tahapan ke situ, ini baru tahapan situ ini baru tahapan supaya ada pembahasan itu seluruh RUU yang prioritas harus sahkan dulu di paripurna," ujar Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Rieke Diah Pitaloka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Dia enggan menanggapi mengenai draf RUU tersebut telah beredar. "Saya tidak bisa berkomentar sebelum ada draf yang pasti, karena kita tidak, hukum itu tidak asumsi, harus pasti," ungkap politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Rieke justru mengaku belum mendapatkan draf RUU tersebut. "Saya enggak mau kita bicara padahal dokumen bukan pada dokumen resmi diserahkan, kita tunggu dokumen resminya, kalau sudah ada dokumen resminya pasti kita sampaikan juga ke publik tapi kita enggak akan berasumsi," ujarnya. (Baca juga: Ini Draf Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja yang Hapus Kewajiban Produk Halal ).

Sekadar diketahui, muncul draf RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Dalam Pasal 552 RUU Cipta Lapangan Kerja yang beredar, sejumlah pasal di Undang-Undang Jaminan Produk Halal akan dihapus yaitu Pasal 4, Pasal 29, Pasal 42, Pasal 44. Adapun Pasal 4 UU Jaminan Produk Halal mewajibkan semua produk yang beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal. (Baca juga: PPP Keberatan Ketentuan Produk Bersertifikat Halal Bakal Dihapus ).
(zik)
Berita Terkait
Syarat Mendaftarkan...
Syarat Mendaftarkan Sertifikasi Halal, Lengkap dengan Biaya yang Harus Disiapkan
Kewajiban Sertifikasi,...
Kewajiban Sertifikasi, BPJPH: Harus Cantumkan Keterangan Tidak Halal
Kepala BPJPH: Produk...
Kepala BPJPH: Produk Luar Negeri Wajib Memiliki Sertifikasi Halal
Tepis Klaim Mahalnya...
Tepis Klaim Mahalnya Sertifikasi Halal, Kepala BPJPH Buka-bukaan Soal Biayanya
Dipegang Kemenag, Biaya...
Dipegang Kemenag, Biaya Sertifikasi Halal Mulai dari Rp0 hingga Rp21 Juta
Penerbitan Sertifikasi...
Penerbitan Sertifikasi Halal Ribet, Banyak UMKM Bikin Logo Sendiri
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved