Jokowi Minta Pangeran Abu Dhabi Jadi Dewan Pengarah Ibu Kota Baru

Senin, 13 Januari 2020 - 18:45 WIB
Jokowi Minta Pangeran...
Jokowi Minta Pangeran Abu Dhabi Jadi Dewan Pengarah Ibu Kota Baru
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Putra Mahkota Abu Dhabi Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed untuk masuk dalam jajaran Dewan Pengarah Pemindahan Ibu Kota Negara Baru. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan ke UEA.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman bahw Pangeran Abu Dhabi itu menyambut positif tawaran Presiden Jokowi. Namun terkait bentuk Dewan Pengarah akan disampaikan kemudian.

“Beliau sangat positif melihat rencana pemerintah Indonesia membangun ibukota baru dengan konsep yang ditawarkan oleh Pak Jokowi sebagai kota yang berkelanjutan, sustainable city. Yang akan berusia seribu tahun yang akan datang,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/1/2019). (Baca juga: Presiden Ingin Tak Ada Pabrik di Kawasan Ibu Kota Baru )

Dia mengatakan dalam Dewan Pengarah nantinya akan melibatkan semua pihak dari dalam negeri maupun luar negeri. Dia mengatakan, Presiden terbuka dengan kerja sama dari pihak mana pun.

“Sebagaimana umumnya yang dilaksanakan Pak Jokowi, beliau selalu ingin melibatkan kerjasama. Di dalam negeri secara politik secara ekonomi, di luar negeri juga seperti itu. Jadi siapa pun pihak yang mau bekerjasama pasti akan diterima dengan hati terbuka dan tangan terbuka,” ujarnya.

Dia mengakui Presiden melibatkan semua pihak secara internasional dalam membangun ibu kota negara baru. Presiden ingin ibu kota baru dapat menjadi persembahan Indonesia untuk dunia.

“Jadi bukan saja dalam pekerjaannya baik investasinya maupun juga sejumlah kegianta-kegiatan. Di dalamnya riset teknologi, investasi terus kemudian konservasi lingkungan semuanya presiden ingin melibatkan negara-negara yang ada di dunia,” ungkapnya.

Fadjroel menuturkan saat hini sudah tercatat sudah ada beberapa negara yang berminat terlibat dalam pembangunan ibu kota negara baru. Misalnya perusahaan asal Jepang Soft Bank juga menyatakan minatnya untuk membangun infastruktur di ibukota baru.

“Kemudian juga dengan pertemuan di Abu Dhabi, Presiden juga menyampaikan dan mengundang semua negara mana pun, baik dari UEA, Korea Selatan, Jepang, China, Eropa atau manapun untuk bekerjasama membangun ibu kota baru,” paparnya.
(dam)
Berita Terkait
Denny JA Sebut Memindahkan...
Denny JA Sebut Memindahkan Ibu Kota Perlu Pemimpin yang Berani
6 Negara yang Gagal...
6 Negara yang Gagal Memindahkan Ibu Kota Negaranya
Ibu Kota Baru Dinilai...
Ibu Kota Baru Dinilai Harus Benar-benar Perhatikan Politik-Ekonomi
Pemuda Sulsel Didorong...
Pemuda Sulsel Didorong Berperan dalam Pembangunan Ibu Kota Baru Nusantara
Pemindahan Ibu Kota...
Pemindahan Ibu Kota Negara Bisa Berakhir Gagal, 3 Negara Ini Merasakannya
Catat! Ini 4 Tahapan...
Catat! Ini 4 Tahapan Pemindahan Ibu Kota Indonesia
Berita Terkini
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved