Kunjungi Pameran Rempah, Risma Puji Langkah Cerdas Megawati
Sabtu, 11 Januari 2020 - 16:30 WIB
Kunjungi Pameran Rempah, Risma Puji Langkah Cerdas Megawati
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP bidang Kebudayaan PDI Perjuangan, Tri Rismaharini ikut melihat pameran rempah-rempah yang dihadirkan dalam arena Rakernas I dan HUT ke-47 PDIP di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1/2020).
Dalam kunjungannya ke berbagai ratusan stan pameran, perempuan yang juga Wali Kota Surabaya itu memuji langkah Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Risma, sapaan akrabnya memuji langkah cerdas Megawati yang telah menghadirkan berbagai karya dan inovasi anak bangsa. "Saya pikir langkah ketua umum yang cerdas dimana dulu kita pernah jaya di masa lalu, kemudian bisa kita kembangkan lagi," kata Risma di sela kunjungannya. (Baca juga: Megawati Puji Risma sebagai Kepala Daerah Berprestasi)
Salah satu yang dikunjungi Risma adalah pameran rempah di stan Pemkab Tapanuli Utara (Taput). Risma melihat-lihat dan mencicipi salah satu bumbu masak khas Taput, yakni andaliman. Selain itu, Risma juga kagum melihat buah nanas besar yang dipamerkan oleh Pemkab Taput. "Wah, ini besar sekali. Ini asli nanas, ya?" tanya Risma kepada penjaga stan Pemkab Taput.
Risma juga tertarik dengan aroma kopi yang ada di stan tersebut. Kopi itu dibungkus oleh kertas karton dan ditempeli dengan stiker bermerek. Risma memberikan masukan agar pemaketan kopi harus menarik dan menjual. Dengan pemaketan yang benar, nilai jual kopi bisa naik 50% sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Ini packaging-nya kurang bagus. Nanti libatkan anak muda untuk mendesain packaging-nya. Packaging ini penting agar harganya tinggi. Kalau kemasan bagus, orang jadi berminat beli," kata Risma.
Dia lalu mencontohkan apa yang dilakukannya di Surabaya dalam membina UMKM yang mengandalkan produk lokal. Menurut dia, setelah cara pemaketan yang benar, harga produk naik secara drastis. "UMKM saya kalau harga di warung itu Rp10.000 Namun, dengan packaging bagus aku bisa jual Rp50.000," ujarnya.
Selain andaliman, kopi dan nanas, Pemkab Taput juga memamerkan kemenyan, sereh wangi, kayu manis, bawang besar dan rempah rempah khas Taput lainnya.
Sementara itu, penjaga stan Pemkab Taput Ferry mengapresiasi kunjungan Wali Kota Surabaya itu. Dia mengaku senang, diberi masukan oleh Risma. "Ini suatu masukan yang bagus untuk kami. Kami kan harus mencontoh dengan lebih baik, untuk meningkatkan UMKM di Taput, kemasan jangan lagi plastik seharusnya kertas, go green. Terus dia sablon langsung, jangan tempel, karena orang bisa ganti dengan merek lain," kata Ferry.
Setelah meninjau beberapa pameran rempah, Risma juga mengecek dapur umum Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP DKI Jakarta. Dia menyapa petugas yang bertugas memasak makanan untuk peserta.
Dalam kunjungannya ke berbagai ratusan stan pameran, perempuan yang juga Wali Kota Surabaya itu memuji langkah Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Risma, sapaan akrabnya memuji langkah cerdas Megawati yang telah menghadirkan berbagai karya dan inovasi anak bangsa. "Saya pikir langkah ketua umum yang cerdas dimana dulu kita pernah jaya di masa lalu, kemudian bisa kita kembangkan lagi," kata Risma di sela kunjungannya. (Baca juga: Megawati Puji Risma sebagai Kepala Daerah Berprestasi)
Salah satu yang dikunjungi Risma adalah pameran rempah di stan Pemkab Tapanuli Utara (Taput). Risma melihat-lihat dan mencicipi salah satu bumbu masak khas Taput, yakni andaliman. Selain itu, Risma juga kagum melihat buah nanas besar yang dipamerkan oleh Pemkab Taput. "Wah, ini besar sekali. Ini asli nanas, ya?" tanya Risma kepada penjaga stan Pemkab Taput.
Risma juga tertarik dengan aroma kopi yang ada di stan tersebut. Kopi itu dibungkus oleh kertas karton dan ditempeli dengan stiker bermerek. Risma memberikan masukan agar pemaketan kopi harus menarik dan menjual. Dengan pemaketan yang benar, nilai jual kopi bisa naik 50% sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. "Ini packaging-nya kurang bagus. Nanti libatkan anak muda untuk mendesain packaging-nya. Packaging ini penting agar harganya tinggi. Kalau kemasan bagus, orang jadi berminat beli," kata Risma.
Dia lalu mencontohkan apa yang dilakukannya di Surabaya dalam membina UMKM yang mengandalkan produk lokal. Menurut dia, setelah cara pemaketan yang benar, harga produk naik secara drastis. "UMKM saya kalau harga di warung itu Rp10.000 Namun, dengan packaging bagus aku bisa jual Rp50.000," ujarnya.
Selain andaliman, kopi dan nanas, Pemkab Taput juga memamerkan kemenyan, sereh wangi, kayu manis, bawang besar dan rempah rempah khas Taput lainnya.
Sementara itu, penjaga stan Pemkab Taput Ferry mengapresiasi kunjungan Wali Kota Surabaya itu. Dia mengaku senang, diberi masukan oleh Risma. "Ini suatu masukan yang bagus untuk kami. Kami kan harus mencontoh dengan lebih baik, untuk meningkatkan UMKM di Taput, kemasan jangan lagi plastik seharusnya kertas, go green. Terus dia sablon langsung, jangan tempel, karena orang bisa ganti dengan merek lain," kata Ferry.
Setelah meninjau beberapa pameran rempah, Risma juga mengecek dapur umum Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP DKI Jakarta. Dia menyapa petugas yang bertugas memasak makanan untuk peserta.
(cip)