Antisipasi China, Patroli Laut Diminta Diintensifkan di Natuna

Kamis, 09 Januari 2020 - 17:40 WIB
Antisipasi China, Patroli...
Antisipasi China, Patroli Laut Diminta Diintensifkan di Natuna
A A A
JAKARTA - Guru Besar Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana menyarankan patroli laut diintensifkan di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Laut Natuna Utara.

Saran itu menyikapi sengketa perbatasan di ZEE Indonesia di Laut Natuna Utara dengan China. "Hadir, hadir, hadir, secara fisik di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia," ujarnya dalam diskusi Legal Update bertajuk Jalan Keluar Sengketa Natuna di Resto Tjikini 5, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).

"Saya enggak tahu bagaimana caranya, saya bukan pemerintah, tapi silakan pemerintah dan DPR yang memikirkan untuk bagaimana hadir, hadir baik itu hadir nelayannya, maupun hadir patrolinya," tambahnya.

Maka itu, dia menyarankan DPR tidak hanya memikirkan bagaimana untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (Alutsista) TNI dalam permasalahan sengketa tersebut.

"Tetapi harus berpikir tentang patroli laut, itu penting sekali. Itu juga yang harus dipikirkan selama ini mungkin masih belum kita fokus ke sana," katanya.

Selain itu, dia menyarankan agar aparat penegak hukum tetap konsisten. Aparat penegak hukum harus menangkap kapal asing yang masuk ZEE Indonesia.

"Jadi kalau ada mereka ke sana, ya ditangkap, proses hukum, itu harus dilakukan, mungkin China akan mundur karena apa? Bukan dia takut dengan senjata yang kita miliki, bukan. Karena konsistensi dari penegak hukum ini," imbuhnya.

Dia yakin, kapal Coast Guard China akan kewalahan jika Indonesia terus menangkap kapal asal negeri Tirai Bambu itu.

"Jangan pernah kita merasa bahwa enggak enak karena takut persahabatan kita rusak, Karena banyak, kita sama Malaysia juga punya masalah seperti itu, persahabatan akan runyam? Enggak," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Syarief Hasan Demokrat...
Syarief Hasan Demokrat Nilai China Lecehkan Kedaulatan NKRI
Gelombang Tenang Menyimpan...
Gelombang Tenang Menyimpan Ancaman: Konflik Laut China Selatan dan Kedaulatan Indonesia
Lomba Menulis ISDS Bertema...
Lomba Menulis ISDS Bertema Kedaulatan Berhadiah Ratusan Juta
Kuliah Pakar Unhan:...
Kuliah Pakar Unhan: Klaim Sepihak China atas ZEE Indonesia di Natuna Perlu Direspons Serius
Pakar: Manuver China...
Pakar: Manuver China di Laut Natuna Utara Harus Disikapi Tegas
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
Berita Terkini
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved