Laut Natuna, Fadli Zon: Pak Prabowo Bukan Lembek, Tapi Berusaha Realistis
Rabu, 08 Januari 2020 - 14:01 WIB
Laut Natuna, Fadli Zon: Pak Prabowo Bukan Lembek, Tapi Berusaha Realistis
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon menolak anggapan yang menyebutkan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bersikap lembek terhadap masalah di Laut Natuna. Fadli Zon justru membela sikap ketua umum Partai Gerindra itu.
"Saya kira sebenarnya bukan lembek, tapi Pak Prabowo itu berusaha realistik, realistis dengan situasi yang ada," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/1/2020).
Fadli Zon mengungkapkan, situasi yang ada bahwa Indonesia tidak memiliki kekuatan secara de facto untuk melindungi wilayah Natuna itu. "Jadi, Pak Prabowo berusaha untuk bagaimana kita berangkat dari realitas dan terus memperkuat kekuatan kita di sana," katanya.
Adapun yang menilai Prabowo Subianto bersikap lembek soal masalah di Perairan Natuna adalah Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid. Kholid mengingatkan Prabowo sebagai Menhan tetap bersikap yang benar dan pantas dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Kholid menilai Istana, Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi dan TNI sudah tegas dan lugas sikapnya. Sedangkan pernyataan Prabowo Subianto yang dianggap lembek karena menyebut cool saja atau santai ketika ditanya mengenai adanya penambahan personel TNI atau tidak.
"Saya kira sebenarnya bukan lembek, tapi Pak Prabowo itu berusaha realistik, realistis dengan situasi yang ada," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/1/2020).
Fadli Zon mengungkapkan, situasi yang ada bahwa Indonesia tidak memiliki kekuatan secara de facto untuk melindungi wilayah Natuna itu. "Jadi, Pak Prabowo berusaha untuk bagaimana kita berangkat dari realitas dan terus memperkuat kekuatan kita di sana," katanya.
Adapun yang menilai Prabowo Subianto bersikap lembek soal masalah di Perairan Natuna adalah Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid. Kholid mengingatkan Prabowo sebagai Menhan tetap bersikap yang benar dan pantas dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Kholid menilai Istana, Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi dan TNI sudah tegas dan lugas sikapnya. Sedangkan pernyataan Prabowo Subianto yang dianggap lembek karena menyebut cool saja atau santai ketika ditanya mengenai adanya penambahan personel TNI atau tidak.
(pur)