Masuk ZEE Indonesia, KRI Tjiptadi Usir Kapal Coast Guard China

Jum'at, 03 Januari 2020 - 07:12 WIB
Masuk ZEE Indonesia,...
Masuk ZEE Indonesia, KRI Tjiptadi Usir Kapal Coast Guard China
A A A
JAKARTA - Situasi Laut Natuna kembali memanas menyusul hadirnya kapal-kapal Coast Guard China di perbatasan Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) di Laut Natuna utara.

Seperti yang terjadi pada 30 Desember 2019, lalu, KRI Tjiptadi-381 di bawah jajaran Komando Armada (Koarmada) I TNI AL yang tengah berpatroli di perbatasan ZEEI Laut Natuna utara tepatnya di posisi 05 06 20 U 109 15 80 T mendeteksi 1 kontak kapal di radar pada posisi 05 14 14 U 109 22 44 T jarak 11.5 nautical mile (NM) menuju selatan dengan kecepatan 3 knots. (Baca juga: Penjaga Pantai China Langgar Kedaulatan RI di Perairan Natuna)

”Setelah didekati pada jarak 1 NM kontak tersebut adalah milik China Coast Guard dengan nomor lambung 4301 (CCG 4301) yang sedang mengawal beberapa kapal ikan China melakukan aktivitas perikanan,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I, Letkol Laut (P) Fajar Tri Rohadi, dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews Jumat (3/1/2019).

Menurut Rohadi, pihaknya kemudian melakukan komunikasi dan mengusir kapal-kapal yang berupaya menangkap ikan secara illegal. Tidak hanya itu, KRI Tjiptadi-381 juga mencegah kapal CCG 4301 untuk tidak mengawal kegiatan llegal, unreported, unregulated fishing (IUUF) karena posisinya berada di perairan ZEEI.

”Koarmada I tetap berkomitmen melaksanakan tugas pokok dan tetap berpegang pada prosedur dengan tujuan menjaga kedaulatan wilayah dan keamanan di kawasan sekaligus menjaga stabilitas di wilayah perbatasaan,” katanya.

Dari video berdurasi 1 menit 37 detik yang beredar, tampak kapal Coast Guard China melindungi dan menjaga kapal penangkap ikan negara tersebut di perairan ZEE Indonesia. Bahkan, KRI Tjiptadi-381 yang mencoba menangkap kapal ikan China tersebut dihalang-halangi oleh kapal Coast Guard China dari sisi kiri.
(cip)
Berita Terkait
Ketua Forum Kebangsaan...
Ketua Forum Kebangsaan Banten Dukung Langkah TNI AL Bongkar Pagar Laut
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Penguatan Organisasi...
Penguatan Organisasi KKP Solusi Persoalan Urbanisasi Laut
Kuliah Umum di Seskoal,...
Kuliah Umum di Seskoal, Edhy Prabowo Ajak TNI AL Berperan di Bidang Ekonomi
Antisipasi Pelanggaran...
Antisipasi Pelanggaran di Laut Natuna, Wabup Minta KKP Tingkatkan Pengawasan
Sempat Terjadi Perlawanan,...
Sempat Terjadi Perlawanan, KKP Tangkap Kapal Ilegal Asal Vietnam di Natuna
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved