Kapal China Terobos Perairan Natuna, Begini Reaksi Susi Pudjiastuti

Rabu, 01 Januari 2020 - 21:28 WIB
Kapal China Terobos...
Kapal China Terobos Perairan Natuna, Begini Reaksi Susi Pudjiastuti
A A A
JAKARTA - Aksi kapal ikan dan kapal penjaga pantai China (coast guard) Republik Rakyat China (RRC) yang memasuki perairan Natuna membuat geram Pemerintah Indonesia.

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan protes keras terhadap China. Berdasarkan hasil rapat antarkementerian di Kementerian Luar Negeri pada Senin 30 Desember 2019 menyimpulkan kapal China telah melakukan pelanggaran Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, termasuk kegiatan IUU fishing.

Belakangan China menolak protes Indonesia dengan dalih memiliki kedaulatan di wilayah Laut China Selatan yang dekat dengan perairan Natuna. (Baca juga: Kapalnya Masuk Natuna, tapi China Salahkan Indonesia )

Berbagai komentar pun diberikan berbagai pihak mengenai peristiwa tersebut, termasuk mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.

Melalui akun Twitternya, Susi menegaskan tidak boleh ragu dengan kedaulatan NKRI. "Kita tidak boleh pernah ragu atas kedaulatan wilayah NKRI," kata Susi melalui akun Twitternya, @susipudjiastuti, Rabu (1/1/2020).

Dalam cuitan sebelumnya, sosok perempuan yang terkenal dengan kebijakannya menenggelamkan kapal asing pencuri ikan ini menegaskan jangan pernah untuk memberikan toleransi terhadap praktik illegal fishing.

"Mestinya kita tetap firm untuk tidak mentolerir praktik Ilegang fishing yang dilakukan mereka," tegas Susi. (Baca juga: Pejaga Pantai China Langgar Kedaulatan RI di Perairan Natuna )

Sebelumnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia menyatakan telah memanggila Dubes China di Jakarta mempertanyakan tentang insiden tersebut."Kemlu telah memanggil Dubes RRT (Republik Rakyat Tiongkok) di Jakarta dan menyampaikan protes keras terhadap kejadian tersebut. Nota diplomatik protes juga telah disampaikan," papar pernyataan Kemlu belum lama ini
(dam)
Berita Terkait
Konflik di Laut China...
Konflik di Laut China Selatan
Pernyataan JAKI Sebagai...
Pernyataan JAKI Sebagai Majelis Rakyat Global untuk Mewujudkan Resolusi Konflik Laut China Selatan
Sejarah Konflik China-Filipina...
Sejarah Konflik China-Filipina dalam Sengketa Laut China Selatan
4 Alasan China Menerbitkan...
4 Alasan China Menerbitkan Peta Baru Laut China yang Membuat Marah Negara-Negara Tetangga
Mengulik Sejarah Konflik...
Mengulik Sejarah Konflik Laut China Selatan yang Panas
Konflik Laut China Selatan...
Konflik Laut China Selatan Memanas, Kapal China dan Filipina Bertabrakan
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved