Ini Data BNPB Terkait Daerah yang Aman dan Rawan Gempa

Senin, 30 Desember 2019 - 14:34 WIB
Ini Data BNPB Terkait...
Ini Data BNPB Terkait Daerah yang Aman dan Rawan Gempa
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengatakan hanya wilayah bagian timur dari Pulau Sumatera dan sebagian besar Pulau Kalimantan yang aman dari ancaman gempa.

Hal ini diungkapkan Doni Monardo pada Refleksi Bencana 2019 dan Outlook Penanggulangan Bencana 2020 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (30/12/2019).

"Dari data yang terhimpun hampir sebagian besar di wilayah Sumatera, pantai selatan Pulau Jawa, dan Indonesia bagian Timur mulai dari Bali, Sulawesi ke bagian Timur memiliki potensi gempa yang tinggi," ungkap Doni, Senin (30/12/2019).

Doni mengatakan, dampak pada gempa dan tsunami menyebabkan kerusakan yang sangat luar biasa. "Tahun lalu, Indonesia menduduki peringkat nomor satu dunia dari jumlah korban yang terjadi terutama gempa yang terjadi di NTB dan gempa, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah," ucapnya.

"Melihat fakta tersebut, kemudian apa yang harus kita lakukan kedepan? Mengingat dari data-data yang telah dicatat, hampir sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi gempa. Baik yang diakibatkan oleh gempa di darat ataupun di laut," tambahnya.

Oleh karenanya Doni menjelaskan, sebagai masyarakat yang hidup di sebagian besar wilayahnya berpotensi bencana masyarakat harus mengenali ancaman bencana.

"Kita harus menyiapkan strategi, mengetahui masalahnya serta mencari solusinya. Kita siapkan semuanya, melalui mencegah, menghindari, mengurangi resiko dengan kesiapsiagaan dan kewaspadaan serta mitigasinya," jelasnya.

"Namun, banyak yang bertanya atau mempertanyakan kapan akan terjadi? Belum ada satupun teknologi yang bisa menjawab secara pasti kapan akan terjadi," tegas Doni.

Sehingga menurut Doni, bukanlah hal yang menakut-nakuti jika bencana terjadi. "Tetapi, masyarakat harus selalu waspada sesuai dengan perintah bapak Presiden Jokowi kepada kami untuk menyampaikan apa adanya kepada masyarakat. Makanya, kita perlu mencermati potensi ancaman gempa kedepan, dengan melihat daerah terdampak pada 10, 20, 30 atau 100 tahun lalu," ujarnya.

Tidak lupa Doni dalam sambutannya juga menyampaikan duka yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak bencana. "Semoga yang terdampak mendapatkan sisi yang terbaik di sisi Allah SWT. Kemudian kita perlu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
BNPB Ingatkan Masyarakat...
BNPB Ingatkan Masyarakat yang Tinggal di Daerah Rawan Bencana Waspada
BNPB: Periode Kering...
BNPB: Periode Kering Sangat Singkat, Bencana Hidrometeorologi Basah Mendominasi
Bencana Alam Berturut-turut,...
Bencana Alam Berturut-turut, BNPB Diminta Siaga di Semua Daerah
BNPB: Terjadi 1.969...
BNPB: Terjadi 1.969 Bencana dari Januari-September 2021, 519 Jiwa Meninggal
Mantan Kepala BNPB Sebut...
Mantan Kepala BNPB Sebut Indonesia Bisa Jadi Laboratorium Bencana
BNPB Catat 39 Kali Bencana...
BNPB Catat 39 Kali Bencana dalam Sepekan Terakhir
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved