Mahfud MD: Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Lebih Baik

Kamis, 26 Desember 2019 - 18:57 WIB
Mahfud MD: Penegakan...
Mahfud MD: Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Lebih Baik
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan refleksi akhir tahun 2019 dihadapan kalangan wartawan. Mahfud mengaku masih ingat tugas yang diberikan Presiden Jokowi sebagai Menko Polhukam di antaranya melakukan penegakan hukum, pemberantasan korupsi, perlindungan HAM dengan penekanan terhadap pelanggaran HAM berat masa lalu hingga masalah deradikalisasi.

"Menurut catatan saya, kita atau kami mencoba melakukan langkah-langkah untuk itu," kata Mahfud di Resto Bakso Boejangan, Menteng, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Mahfud mengaku masih ingat saat Kabinet dilantik Presiden, muncul kekhawatiran publik termasuk dirinya terkait dengan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Saat itu masyarakat menilai, pemerintah melakukan pelemahan terhadap KPK.

"Tetapi kita tidak bisa menolak satu keputusan politk lembaga yang sah yaitu DPR. Pemerintah sudah berdebat di sana. Kemudian lahir lah UU itu. Ya banyak yang kecewa," ujarnya.

Tetapi kalo kita melihat perkembangan terkahir ada harapan lebih baik. sekurang-kurangnya lebih baik daripada yang dibayangkan ketika revisiUU itu di undang-undangkan," imbuh dia. (Baca juga: Mahfud MD: Indonesia Lakukan Diplomasi Lunak Terkait Masalah Muslim Uighur )

Mahfud mengatakan, setidaknya ada dua harapan pemberantasan korupsi itu dinilai baik, yakni pada saat Presiden Jokowi mengangkat Dewan Pengawas KPK. Dewas yang diangkat cukup menjawab kekhawatiran publik.

"Itu ternyata orang orang yang diangkat oleh presiden orang yang secara publik integritas sama sekali tidak diragukan. Orang-orang seperti Artidjo, Harjono, Albertina, Syamsudin, Tumpak Hatorangan," ungkapnya.

Harapan kedua, kata Mahfud, sejak awal orang-orang yang diangkat jadi pimpinan KPK diragukan integritasnya. Namun ternyata mereka mampu membuktikan kepada publik. (Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Pelaksanaan Hukuman Mati Harus Selektif )

"Angkatan pertama orang berharap yang jadi ketua KPK Marsilam Simanjuntak. Tapi DPR pilih Ruki dan kawan-kawan ditemani Tumpak itu bagus. Yang berikutnya makin bagus termausk Agus Rahardjo terpilih, orang ragu ini apaan," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Kemenko Polhukam Apresiasi...
Kemenko Polhukam Apresiasi Kejagung Gelar Perkara Kasus Pinangki
Wacana Pengaktifan Tim...
Wacana Pengaktifan Tim Pemburu Koruptor Tuai Sindiran Masyarakat
Undang Ketua KPK, Mahfud...
Undang Ketua KPK, Mahfud MD Dorong Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Diaktifkan Lagi, Tim...
Diaktifkan Lagi, Tim Pemburu Koruptor Tidak Akan Ambil Alih Kerja KPK
Perdana, Satgas Pemberantasan...
Perdana, Satgas Pemberantasan Judi Online Gelar Rakor di Kemenko Polhukam
Usai Dilantik, Menko...
Usai Dilantik, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto Temui Mahfud MD
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved