Alissa Wahid Ungkap Soal Perjuangan dan Tuduhan Korupsi Gus Dur

Kamis, 26 Desember 2019 - 08:34 WIB
Alissa Wahid Ungkap...
Alissa Wahid Ungkap Soal Perjuangan dan Tuduhan Korupsi Gus Dur
A A A
JAKARTA - Putri mendiang KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid mengajak semua orang untuk bisa bersabar seperti yang dicontohkan Gus Dur.

Saat memberikan sambutan dalam acara Haul ke-10 Gus Dur: Istigasah dan Tahlil Akbar di halaman Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2019) Malam, Alissa mengatakan, jalan untuk mendapatkan keadilan itu kerap kali terjal.

"Semoga kita diberi kesabaran dan bisa meneladani jiwa almaghfirllahu dalam menerima kekalahan dan kegagalan dari Gus Dur," katanya.

Perempuan bernama lengkap Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid itu mengatakan, meski diakui sebagai sosok besar, bukan berarti Gus Dur tidak pernah mengalami kegagalan.

"Gus Dur banyak sekali mengalami kegagalan, tapi itu tidak menjadi batu sandungan bagi beliau. Kegagalan apa yang lebih tinggi dari didongkel dari kursi kekuasaan dan dituduh korupsi, walaupun enggak terbukti sampai sekarang. Beliau mengakui ini semua permainan politik," tuturnya.

Kegagalan Gus Dur dalam melanjutkan kursi kekuasaan tidak membuat mantan ketua umum PBNU itu patah arang dan melanjutkan perjuangannya.

"Beliau menetapkan bahwa ada cara lain untuk berjuang. Semoga kita bisa meneladani beliau dan bisa istiqamah melihat hidup kita hanya sebagai saluran berkah orang-orang di sekitar kita. Bagi Gus Dur, itu bukan slogan penanis bibir," katanya.

Alissa menuturkan, bagi Gus Dur, tugas untuk bisa memberikan rahmat bagi seluruh alam (rahmatanlilalamin) tidak bisa ditawar.

"Semoga kita bisa meneladani semua itu atau secuil saja, satu atau dua saja. Semoga kita tidak mendewa-dewakan beliau, tapi merupakan teladan beliau karena Gus Dur tidak suka dipuja-puji," urainya.

Bagi keluarga Gus Dur, sebenarnya tidak penting gelar pahlawan disematkan untuk Gus Dur seperti yang kerap kali disuarakan berbagai kalangan, terutama oleh kaum nahdliyin.

"(Gus Dur) tidak jadi pahlawan nasional enggak apa-apa, yang penting didoakan orang banyak, diteladani, dan perjuangannya dilanjutkan," tuturnya.

Menurut Alissa, dengan belajar dari teladan Gus Dur diharapkan bisa dijadikan sebagai bekal untuk berbuat bagi agama dan umat muslim di Indonesia. "Tugas NU sekarang besar dan berat ketika wajah Islam di seluruh dunia adalah wajah yang menakutkan dan menyedihkan," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Kisah Humor Gus Dur,...
Kisah Humor Gus Dur, Beli Kepiting di Mesir Diambilkan Catut
Mahfud MD Kenang Gus...
Mahfud MD Kenang Gus Dur, Kerap Dinasihati dengan Cara Jenaka
Cerita Istri Gus Dur...
Cerita Istri Gus Dur : Di Jakarta 3 Kali Mengontrak dan Pernah Tinggal di Kontrakan Seluas Gardu
Pesan Gus Dur yang Selalu...
Pesan Gus Dur yang Selalu Diingat Mahfud MD: Berani Berjuang dan Jujur
Wahid Foundation Akan...
Wahid Foundation Akan Terus Mempromosikan Perdamaian
Jelang Ramadan, Makam...
Jelang Ramadan, Makam Gus Dur di Ponpes Tebuireng Jombang Dibanjiri Peziarah
Berita Terkini
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved