Cerita Istri Gus Dur : Di Jakarta 3 Kali Mengontrak dan Pernah Tinggal di Kontrakan Seluas Gardu

Jum'at, 17 September 2021 - 23:15 WIB
loading...
Cerita Istri Gus Dur : Di Jakarta 3 Kali Mengontrak dan Pernah Tinggal di Kontrakan Seluas Gardu
Sinta Nuriyah istri Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memiliki cerita unik saat dia bersama suami datang dari Jombang, Jawa Timur ke Jakarta.Foto/Tangkapan Layar/Istimewa
A A A
JAKARTA - Sinta Nuriyah istri Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memiliki cerita unik saat dia bersama suami datang dari Jombang, Jawa Timur ke Jakarta. Gus Dur dan sang istri sempat mengontrak rumah tiga kali.

Ibu Sinta (panggilan akrabnya) mengingat sesampainya di Jakarta, Gus Dur tidak langsung menempati rumah yang ditempati sekarang ini di Ciganjur, Jakarta Selatan. "Waktu itu langsung ke Ciganjur, kita tinggal di belakang perakitan kapal. Disuruh tempatin oleh orang Betawi. Rumahnya kecil seperti rumah berukuran gardu," kenang Sinta saat acara zoom Hari Lahir Gus Dur Jumat (17/9/2021).

Ibu empat anak inipun bercerita, jika pada suatu waktu dirinya diajak oleh Gus Dur ke rumah teman sejawatnya di Garut, Jawa Barat, yang baru saja pulang dari luar negeri.

"Saya pernah diajak sama bapak ke Garut ketemu temannya yang pulang dari Australia. Lalu sepanjang jalan pulang saya tidur dan saya dibangunin dan kaget kok ada di depan gardu," ujar Sinta. Baca: Canda Yenny Wahid Sering Dikira Anak Pertama Gus Dur

"Ini gardu siapa Pak? Bapak bilang itu gardu polisi (bukanlah), ini rumah kita jawab Gus Dur" ucap Sinta. Pernyataan Sinta pun, disambung oleh Yenny bahwa saat itu luas kontrakannya hanyalah 4x6 meter.

Sinta mengungkapkan, dirinya bersama suami yang saat itu sudah menjabat Ketua PBNU telah mengontrak sebanyak tiga kali hingga akhinya memiliki rumah di wilayah Ciganjur. "Lalu pindah ke Cilandak mengontrak, pindah lagi ke tempat kontrak lainnya di Ciganjur," ujarnya.

Salah satu anak Gus Dur yakni Yenny Wahid pun mengatakan jika bapaknya tersebut terkenal dengan sebutan kontraktor. "Bapak (Gus Dur) itu terkenal sebagai kontraktor (berpindah kontrakan)," ucap Yenny tertawa.
(hab)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1649 seconds (10.177#12.26)