Mendagri dan PPATK Bahas Kasus Cuci Uang Kepala Daerah di Kasino

Jum'at, 20 Desember 2019 - 13:52 WIB
Mendagri dan PPATK Bahas...
Mendagri dan PPATK Bahas Kasus Cuci Uang Kepala Daerah di Kasino
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan pertemuan dengan Kepala Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin.

Tito mengakui dalam pertemuan itu sempat dibahas temuan PPATK mengenai adanya transaksi keuangan beberapa kepala daerah yang melakukan penempatan dana di kasino.

“Ya juga kita bahas,” kata Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Dia menyampaikan apresiasi atas temuan PPATK tersebut. Menurut dia, dengan temuan tersebut dapat membantu tugas Kemendagri sebagai pembina dan pengawas pemerintahan di daerah.

“Apa yang disampaikan kepala PPATK tentu saya sudah dari awal sampaikan memberikan apresisasi. Ini secara langung, enggak langsung sudah mendukung tugas pokok saya sebagai Kemendagri untuk melakukan pengawasan,” ungkap mantan Kapolri ini. (Baca juga: Penegak Hukum Diminta Usut Kasus Kepala Daerah yang Cuci Uang di Kasino )

Namun begitu, Tito menuturkan apa yang menjadi temuan PPATK tidak bisa ditindaklanjuti oleh Kemendagri. Pasalnya temuan PPATK bersifat intelejen. “Saya sebagai Kemendagri tidak boleh meminta informasi kepada PPATK. Apalagi dalam bentuk detail,” ujarnya.

Menurut dia, temuan itu biasanya akan diklarifikasi melalui proses lanjutan di aparat penegak hukum. Aparat penegak hukum yang nanti melakukan penyelidikan benar atau tidaknya informasi tersebut.

“Kalau benar naik sidik (penyidikan-red) proses hukum. Kalau tidak maka akan dihentikan lidiknya dari saat klarifikasi,” katanya.

Mantan Kapolri tersebut mengatakan bahwa pihaknya hanya meminta gambaran umum terkait temuan tersebut. Menurut dia, gambaran umum tersebut yang akan digunakan Kemendagri untuk melakukan pencegahan.

“Pola-pola gambaran umum saja. Setelah itu kita akan gunakan dalam rangka memperingatkan teman-teman kepala daerah yang lain supaya lebih hati-hati dan lebih efektif efisien dalam melaksanakan tata kelola keuangan negara,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan temuannya itu bersifat data intelijen.

Dia juga menegaskan informasi yang disampaikan PPATK tidak melanggar asas praduga tak bersalah karena belum menyebut siapa dan dari mana.

“Dalam batas-batas yang kami nilai tidak menganggu dan tidak juga melanggar asas praduga tak bersalah. Tapi tentu cukup kuat prinsipnya untuk si terduga dan calon-calon yang kami anggap berpotensi melakukannya, itu untuk tidak melanjutkan perbuatan yang diduga melanggar hukum,” ungkapnya.

Mengenai temuan tersebut, kata dia, PPATK telah melakukan tahapan yang diatur sesuatu perundang-undangan. Temuan itu sudah diserahkan kepada aparat penegak hukum tanpa menyebut institusi yang dimaksud.

“Itu harus kami berikan kepada penegak hukum dan itu sudah kami lakukan secara proper. Tapi saya tidak akan menjawab kepada siapa, itu sudah kami sampaikan,” katanya.
(dam)
Berita Terkait
PPATK Beberkan Dugaan...
PPATK Beberkan Dugaan Pencucian Uang di Indonesia, Ini Rincian Nilainya
Berantas Pencucian Uang,...
Berantas Pencucian Uang, PPATK Luncurkan Aplikasi goAML
Terungkap! Transaksi...
Terungkap! Transaksi Tindak Pidana Pencucian Uang Tembus Rp120 Triliun
PPATK Ngaku Telah Sampaikan...
PPATK Ngaku Telah Sampaikan 7.381 LHA dan 235 LHP Dugaan TPPU ke Aparat dan Kementerian
Jokowi Ungkap Modus...
Jokowi Ungkap Modus Kejahatan Baru Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme
PPATK Duga Pencucian...
PPATK Duga Pencucian Uang Rafael Alun Libatkan Pihak Profesional
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved