PKS Hormati Kedaulatan China dengan Pastikan Penghormatan pada Uighur

Rabu, 18 Desember 2019 - 14:15 WIB
PKS Hormati Kedaulatan...
PKS Hormati Kedaulatan China dengan Pastikan Penghormatan pada Uighur
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah China dengan terus memastikan atas penghormatan dan penegakan hak asasi manusia (HAM) semua warga negara, termasuk khususnya warga Muslim Uighur di Xinjiang.

Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri, Sukamta mengatakan, kebebasan beragama merupakan salah satu hak asasi manusia yang paling dasar.

"Kami percaya bangsa China menjunjung tinggi ajaran falsafah, kearifan dan kebijaksanaan Konfusian. Salah satu ajaran Konfusian adalah 'REN', yaitu sikap saling hormat terhadap sesama. Seharusnya ajaran ini tergambar dalam sikap mereka terhadap warga Uighur," ujar Sukamta dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/12/2019).

Dia juga mendorong Pemerintah Indonesia agar melakukan langkah-langkah yang diperlukan dan menempuh jalur diplomatik yang tersedia untuk memastikan pemenuhan dan penghormatan HAM tersebut.

Dia melanjutkan, Indonesia sebagai negeri dengan jumlah muslim terbesar perlu lebih proaktif dalam memainkan peran untuk memperjuangkan keadilan di sana, sebagaimana amanat Konstitusi kita sesuai politik luar negeri kita yang Bebas-Aktif.

Di samping itu, dia tidak percaya dengan pemberitaan media internasional yang menuding Ormas Islam Indonesia seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) menerima dana dari Pemerintah China.

"Kami percaya Ormas Islam memiliki integritas penuh, mereka tidak akan bisa dibungkam dengan iming-iming materi, apalagi ini menyangkut nasib saudara-saudara sesama Muslim. Mereka tidak akan menjual persaudaraan ini,” kata Sukamta, Wakil Ketua Fraksi PKS Bidang Polhukam ini. (Baca juga: PKS Minta Indonesia Tak Diam Sikapi Muslim Uighur di China )

PKS juga meminta semua pihak untuk membangun opini yang bertanggung jawab. PKS tidak ingin hubungan Indonesia dengan pemerintah China jadi terganggu karena persoalan ini, selama hak asasi manusia terjamin untuk semua.

"Ini prinsip yang berlaku dalam membangun hubungan dengan semua negara dan bangsa. Oleh karena itu ia berharap adanya pemberitaan yang adil," ujar legislator asal Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

Sukamta menduga, banyak yang tidak mendapatkan informasi-informasi terkait Uighur secara obyektif, netral dan faktual secara cukup dan memadai, karena kalau diperhatikan, masalah ini sudah menjadi bagian dari dinamika hubungan Amerika serikat dengan China.

Maka, lanjut dia, sebaiknya Pemerintah RI menggunakan semua saluran yang ada untuk mendapatkan informasi tersebut dan memastikan ada atau tidaknya pelanggaran HAM khususnya terhadap warga Muslim dan umumnya seluruh warga di Xinjiang.

"Kami juga perlu mendorong LKBN Antara untuk menggali dan mendapatkan berita terkait kaum Muslimin di Xinjiang secara obyektif, seimbang dan shahih," ujar anggota komisi I DPR RI ini.
(pur)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Nilai Survei Kepercayaan...
PKS Nilai Survei Kepercayaan Publik ke Pemerintah Menurun Harus Jadi Alarm
Berita Terkini
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Gandeng KPK, Kejagung...
Gandeng KPK, Kejagung Didukung Penuh Usut Tuntas Kasus Febrie Adriansyah
Jelang Pelimpahan Berkas,...
Jelang Pelimpahan Berkas, Gus Yaqut: Semoga Kebenaran Terungkap
Prabowo Ingatkan Penanganan...
Prabowo Ingatkan Penanganan Sampah Tak Bisa Gunakan Cara-cara Lama
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved