Peringati Hari Antikorupsi, NasDem Fokus Bangun Pemimpin Jujur

Senin, 09 Desember 2019 - 20:38 WIB
Peringati Hari Antikorupsi,...
Peringati Hari Antikorupsi, NasDem Fokus Bangun Pemimpin Jujur
A A A
TARAKAN - Partai NasDem merayakan Hari Antikorupsi dengan mengingatkan para kadernya pada slogan 'Politik Tanpa Mahar'. NasDem fokus membangun sosok jujur antikorupsi.

"Pada hari Antikorupsi ini kita sampaikan, kita ingin berkontribusi. Kita tidak ingin membangun atau melahirkan pemimpin yang ketika hadir dia berpikir bagaimana mengembalikan utangnya," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad Ali usai menghadiri Rapat Konsolidasi Partai NasDem Kalimantan Utara di Tarakan, Senin (9/12/2019).

Ali mengatakan, mahar dalam politik hanya akan melahirkan politikus tidak baik. Pasalnya jika terpilih, nanti orang tersebut akan fokus untuk mengembalikan modal maharnya.

Namun jika tanpa mahar sosok itu tidak akan ada utang biaya. Sosok terpilih itu hanya berutang komitmen dan suara kepada masyarakat sehingga tidak ada beban untuk mengembalikan modal.

Ali menegaskan slogan 'Politik Tanpa Mahar' bukanlah pencitraan Partai NasDem saja. Hal itu merupakan syarat wajib bagi seluruh kader NasDem dalam berpolitik. "Ini (berpolitik tanpa mahar) bukan hal mudah, namun pastinya bahwa melahirkan kepercayaan masyarakat," tuturnya.Ali menilai kebiasaan politik dan mahar di Indonesia harus dihapuskan. Menurutnya, Partai NasDem saat ini sedang getol penghapusan narasi tersebut. "Kalau tidak hari ini kapan kita mulai? Kalau semua ditakutkan hanya karena sulit ya kita tidak masalah, jangan berfikir hasil, tapi ke depannya," tandasnya.
Selain itu Ahmad Ali menekankan, NasDem tetap menolak menggandeng eks koruptor untuk mencalonkan diri dalam pemilihan apapun. Hal tersebut merupakan syarat partai untuk menerima calon pemimpin yang ingin berlaga dengan nama NasDem.

Meski undang-undang memperbolehkan eks koruptor mencalonkan diri, NasDem tetap tidak merestui. "Itu standar yang ditetapkan partai. Ya memang secara hukum mereka memenuhi syarat untuk mencalonkan selama tidak dicabut hak politiknya, bagi NasDem itu sudah standar," ujarnya.
(poe)
Berita Terkait
Bangun Komunikasi Politik,...
Bangun Komunikasi Politik, Hari Ini Partai Demokrat Kunjungi DPP Nasdem
Pakar Hukum: Laporan...
Pakar Hukum: Laporan Kisman ke KPK Tak Bisa Dijadikan Alat Bukti
AHY: Ada Upaya Pengambilalihan...
AHY: Ada Upaya Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat
PKS Gelar Pertemuan...
PKS Gelar Pertemuan dengan Pimpinan Nasdem dan Anies Baswedan Awal 2023
2 Hari Lagi! Jadi Harapan...
2 Hari Lagi! Jadi Harapan Rakyat sebagai Partai Bersih, Partai Perindo Gelar Webinar AntiKorupsi, Daftar di Sini!
Marzuki Alie: Cuma Minta...
Marzuki Alie: Cuma Minta Aturan Ditegakkan, Jangan Asal Fitnah
Berita Terkini
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved