PP Muhammadiyah Minta Majelis Taklim Tidak Dikaitkan dengan Radikalisme

Kamis, 05 Desember 2019 - 06:17 WIB
PP Muhammadiyah Minta...
PP Muhammadiyah Minta Majelis Taklim Tidak Dikaitkan dengan Radikalisme
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir mengatakan menghargai keinginan pemerintah agar majelis taklim terdaftar di Kementerian agama (Kemenag). Namun, ia berharap kebijakan itu tidak dikaitkan dengan radikalisme, sehingga terkesan berlebihan.

"Tapi juga pada saat yang sama, kebijakan itu tidak boleh diskriminatif. Jadi kalau ada problem radikalisasi yang punya potensi intoleran, kekerasan dan membenarkan kekerasan, ekstrem, maka muaranya kan jangan satu institusi," kata Haedar di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Haedar menjelaskan, jika kebijakan menyasar kepada satu intitusi, apalagi majelis taklim yang identik dengan islam maka, dikhawatirkan akan ada tudingan bahwa islam sumber dari radikalisme.

"Kalau kemudian ini juga diterapkan nanti ini konteksnya demokrasi. Bisa ke mana-mana. Nanti aktivitas-aktivitas sosial yang ada di masyarakat itu juga nanti akan ada pembatasan, pendaftaran," ujarnya.

Sementara, lanjut Haedar, hidupnya bangsa Indonesia dengan semangat kegotongroyongan itu juga ada dalam aktivitas-aktivitas sosial yang hidup di akar rumput.

"Persis sama aktivitas keislaman itu, hidup melalui majelis taklim. Karena itu, alangkah bagusnya bahwa biarkan majelis taklim itu menjadi kekuatan dinamis untuk menghidupkan keberagamaan yang positif, keberagamaan yang menciptakan damai kemudian toleran, kemudian memberi rahmat bagi lingkungan," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Sekjen Kemenag Bicara...
Sekjen Kemenag Bicara Kemanusiaan dan Lingkungan di Konferensi Islam ASEAN
Respons Koreksi Waktu...
Respons Koreksi Waktu Subuh Muhammadiyah, Kemenag Gelar Rapat Tim Falak
Kementerian Agama Rilis...
Kementerian Agama Rilis Gerakan Wakaf Pendidikan Islam
Kemenag Menyusun Aturan...
Kemenag Menyusun Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid
Kemenag Perkuat Madrasah...
Kemenag Perkuat Madrasah hingga PTKI Lewat Peta Jalan Pendidikan Islam 2030–2045
Muhammadiyah Koreksi...
Muhammadiyah Koreksi Waktu Subuh, Kemenag: Jadwal Salat Sudah Sesuai Fikih
Berita Terkini
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved