Tolak Amendemen UUD, Golkar Sebut demi Jaga Stabilitas Politik

Senin, 02 Desember 2019 - 17:15 WIB
Tolak Amendemen UUD,...
Tolak Amendemen UUD, Golkar Sebut demi Jaga Stabilitas Politik
A A A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto menegaskan, partainya konkret terhadap isu amendemen UUD 1945. Airlangga mengatakan, amendemen tidak diperlukan dalam waktu dekat.

"Golkar konkret dalam perekonomian sekarang, instabilitas ekonomi dunia, satu-satunya dunia yang bisa nafas ekonominya adalah di ASEAN," ujar Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12/2019).

Artinya kata Airlangga, stabilitas politik ada di ASEAN. Kemudian kata dia, stabilitas politik terbesar di ASEAN adalah Indonesia, yakni 50 persen.

"Jadi, Indonesia adalah udara untuk dunia. Maka stabilitas politik itu penting, dengan demikian amendemen dalam waktu dekat tidak perlu. Kita akan mengkaji secara mendalam," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian ini.

Hal demikian dikatakan Airlangga menyikapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menegaskan menolak isu amendemen UUD 1945. Diberitakan SINDOnews sebelumnya, Jokowi menolak wacana perpanjangan kekuasaan presiden dan wakil presiden RI menjadi tiga periode.

Menurut Jokowi, ada pihak yang ingin menampar mukanya terkait isu amendemen UUD 1945. Selain itu kata dia, pihak tersebut juga ingin cari muka. Di samping itu, Jokowi mengaku dirinya ingin dijerumuskan oleh pihak yang memunculkan isu amendemen UUD 1945 itu.
(maf)
Berita Terkait
Perubahan UU dan Aturan...
Perubahan UU dan Aturan Kementerian/Lembaga Harus Berdasarkan Kebutuhan Publik
10 Konstitusi Tertua...
10 Konstitusi Tertua di Dunia, Nomor 9 Jadi Rujukan di Berbagai Pemerintahan
Pakar Kepemiluan Jerman...
Pakar Kepemiluan Jerman Sebut Alokasi Kursi Parlemen RI Langgar UU, Tawarkan Sistem Campuran
Penundaan Pemilu dan...
Penundaan Pemilu dan Kudeta Kekuasaan
Setiap Presiden Punya...
Setiap Presiden Punya Masalah Berbeda, Gerindra Buka Peluang Revisi UU Kementerian Negara
Rapat Paripurna, DPR...
Rapat Paripurna, DPR Sepakat P2 APBN 2022 Lolos Jadi Undang-Undang
Berita Terkini
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Tito Karnavian: Kemendagri...
Tito Karnavian: Kemendagri dan Pemda Akan Dukung Penuh Optimalisasi Program BSPS
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Mensesneg Benarkan Kuntadi...
Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus: Iya, Kalau Berdasarkan Suratnya
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved