Warga Lampung Timur Digegerkan Penangkapan Terduga Teroris

Jum'at, 22 November 2019 - 11:33 WIB
Warga Lampung Timur...
Warga Lampung Timur Digegerkan Penangkapan Terduga Teroris
A A A
JAKARTA - Warga Lampung Timur dengan adanya berita penangkapan terduga anggota Jamaah Ansharut Daullah (JAD) di Jalan Soekarno-Hatta, Bandar Sribawono, Kamis 21 November 2019 siang.

Warga tidak menyangka sosok berinisial FAF diduga terlibat JAD. Sebab selama ini pria berusia 21 tahun itu bersikap baik.

“FAF selama ini ikut bekerja dengan mertuanya sebagai pemasang instalasi listrik dan tidak ada yang mencurigakan. FAF anaknya rajin ibadah, sering ke masjid dan bergaul layaknya warga yang lain” kata Maimin, warga setempat.

Pernyataan Maimin dibenarkan oleh Kepala Desa Srimenanti Sunardi. "Benar FAF merupakan menantu Siswo adalah warga kami yang ada di Dusun 2 Srimenanti. Sepengetahuan kami, keluarga mereka tidak pernah terlibat masalah kriminal atau bermasalah dengan Negara, kami malah dapat kabar dari Pak Danramil Sribhawono dan saya langsung ke lokasi kediaman yang bersangkutan, Namun belum jelas apa masalahnya,” tutur Sunardi.

Sementara, Siswo mengakui FAF adalah menantunya dan baru 1,5 bulan menikah dengan putrinya. Sebelumnya FAF tinggal bersama orang tuanya di Tanjung Priok, Koja, Jakarta Utara.

Saat penangkapan, Siswo sedang bersama FAF menumpangi mobil hendak melaju ke Jalan Soekarno Hatta. Dalam perjalanan, tiba-tiba mobil yang mereka tumpangi dicegat oleh empat orang yang keluar dari dua mobil di depannya.

”Mereka mengatakan dari Densus 88 Mabes Polri dan mendapat perintah menangkap FAF karena diduga ikut terlibat jaringan JAD,” ujar Siswoko.

Selanjutnya FAF langsung dibawa oleh tim Densus 88 menuju arah Bandar Lampung. Dari penangkapan dan pengeledahan, anggota tim Densus 88 membawa dua kartu keluarga, surat pindah atas nama FAF, satu kotak bekas handphone, dua lembar foto kopy KTP atas nama FAF dan istrinya, dua buah flashdisk, empat buah buku.

Pengeledahan juga disaksikan ketua RT dan kepala dusun setempat. "Itu buku tentang pedoman salat sunah dan kecintaan kepada Rasulullah, tidak ada buku tentang jihad seperti yang diberitakan oleh media lain. Silakan tanya ke RT dan kepala dusun yang ikut menyaksikan pengeledahan," jelas Siswo.
(dam)
Berita Terkait
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Densus 88 Sebut Penangkapan...
Densus 88 Sebut Penangkapan Terduga Teroris Tak Hanya di Sumut dan Sumsel
2 Kelompok Teroris yang...
2 Kelompok Teroris yang Pernah Membajak Pesawat
Aksi Terorisme Masih...
Aksi Terorisme Masih Mengancam, Waspadai Radikalisme di Dunia Maya
Soal Penangkapan 3 Terduga...
Soal Penangkapan 3 Terduga Teroris, Mahfud Sebut Pemerintah Tak Larang Berpendapat
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved