Kemendagri: Banyak Aparatur Desa Hanya Lulusan SD dan SMP

Selasa, 19 November 2019 - 19:25 WIB
Kemendagri: Banyak Aparatur...
Kemendagri: Banyak Aparatur Desa Hanya Lulusan SD dan SMP
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan sebanyak 21% aparatur desa dari 74.953 di seluruh provinsi hanya lulusan SD dan SMP.

“Lebih dari 21% aparatur desa itu tidak lulus pendidikan formal atau tidak mengikuti pendidikan formal hanya lulus SD dan lulus SMP, itu untuk tingkat pendidikan,” tutur Direktur Fasilitas Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Benny Irawan pada Forum Merdeka Barat 9 dengan tema Polemik Dana Desa, Sudah Tepat Guna di Ruang Serbaguna, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta (19/11/2019).

Sementara itu, kata dia, lebih daripada 60 persen aparatur desa itu hanya lulusan SMA, 19,9% aparatur desa itu sarjana.

“Bahwa dari 74.953 di 33 provinsi di Indonesia dari Sabang sampai Merauke itu sangat sangat luar biasa perbedaannya bapak dan ibu ada persoalan-persoalan yang terjadi di internal desa itu sendiri,” tutur Benny.

Benny juga mengatakan kurang lebih ada 10 ribu desa tidak mempunyai kantor desa. “Itu data dari BPS dan kurang lebih 14 ribu lebih desa itu tidak atau belum menikmati aliran listrik. Di seluruh wilayah Indonesia angka penduduk miskin juga masih tinggi. Meskipun ada penurunan dari tahun ke tahun,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata Benny, Kemendagri berupaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur desa.

“Kita tingkatkan dulu kapasitasnya, di samping kapasitas kelembagaan, juga kita kita tingkatkan kapasitas SDM aparatur desa itu sendiri. Yang tidak lulus SMA, yang tidak lulus SMP, yang tidak lulus SD, yang tidak pernah mengecap pendidikan formal tadi itu kita peningkatan kompetensi nya,” tuturnya. (Baca juga: Kemendagri Minta Pemda Lakukan Penataan Ulang Desa )

Benny mengatakan peningkatan kapasitas SDM ini sudah dilakukan sejak tahun 2015. “Sudah kita lakukan sejak 2015 secara bertahap dan berjenjang. Kita lakukan penguatan dulu untuk teman-teman di provinsi, kita teruskan untuk teman-teman di kabupaten. Bersama-sama nanti teman-teman di provinsi dan kabupaten melakukan peningkatan kapasitas SDM bagi aparatur desa,” tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Kemendagri Minta Masukan...
Kemendagri Minta Masukan untuk Menguatkan Pemerintahan Desa
Kemendagri Dorong Desa...
Kemendagri Dorong Desa Gunakan Aplikasi Suskeudes
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
Matangkan Tata Kelola...
Matangkan Tata Kelola Pemda, BSKDN Target Tahun Ini Hasilkan Peta Pembinaan
Kemendagri Latih 80.000...
Kemendagri Latih 80.000 Aparatur Desa Secara Online
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Berita Terkini
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved