Tak Hanya Papua, Kalimantan Timur Juga Perlu Dimekarkan

Rabu, 30 Oktober 2019 - 20:12 WIB
Tak Hanya Papua, Kalimantan...
Tak Hanya Papua, Kalimantan Timur Juga Perlu Dimekarkan
A A A
JAKARTA - Rencana pemekaran wilayah Papua mendapat respons dari Anggota Komisi V DPR Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur (Kaltim) Irwan. Dia mengapresiasi pembahasan pemekaran oleh pemerintah lewat Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

(Baca juga: Idham Azis Calon Kapolri Tunggal, Berikut Perjalanan Kariernya)

Hal ini dikatakan Irwan seusai pengukuhan Pimpinan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

"Masyarakat Kaltim apresiasi sebagai kebijakan yang tepat setelah moratorium sejak 2014. Namun pembahasan yang dikhususkan pada Papua saja dapat menimbulkan rasa ketidak-adilan bagi provinsi serta kabupaten/kota yang ada di seluruh Indonesia," kata Irwan.

"Terutama bagi masyarakat Kaltim yang secara usulan sudah sejak lama ada beberapa kabupaten/kota mengusulkan pemekaran wilayah alias daerah otonomi baru," tambahnya.

(Baca juga: Prabowo Berjanji Perkuat Alutsista TNI)

Menurut Irwan, di Kaltim sendiri ada beberapa usulan daerah otonomi baru (DOB) yang mangkrak sampai saat ini di antaranya DOB Kutai Utara, Berau Pesisir, Kutai Pesisir, Paser Selatan dan Samarinda Seberang dan Sangkulirang.

"Daerah otonomi baru ini nantinya tentu dapat menguatkan keberadaan Ibu Kota Negara yang baru di Kalimantan Timur," jelas Irwan.

Kemudian dia melanjutkan, ihwal rencana pemekaran Papua yang akan mencabut moratorium pemekaran oleh Pemerintah, Irwan menegaskan prinsipnya moratorium pemekaran bisa dicabut menyeluruh untuk seluruh daerah.

Karena Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang undangan, pemekaran atau penggabungan wilayah masuk daftar kumulatif yang bisa sewaktu waktu dimunculkan lagi.

"Harusnya pemerintah pusat dalam mengelola tuntutan atau aspirasi masyarakat dan daerah sudah seharusnya mengedepankan prinsip secara selaras dan adil demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkas Irwan.
(maf)
Berita Terkait
DPD Minta Pemerintah...
DPD Minta Pemerintah Beri Kepastian Kelanjutan Pemekaran
DPR, Pemerintah dan...
DPR, Pemerintah dan DPD Sepakati 33 RUU Prolegnas Prioritas 2021 dengan Catatan
Kritik Adian Napitupulu...
Kritik Adian Napitupulu ke Kementerian BUMN Dinilai Salah Alamat
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved