Bertemu, Petinggi Nasdem dan PKS Buat Tiga Kesepakatan

Rabu, 30 Oktober 2019 - 19:29 WIB
Bertemu, Petinggi Nasdem...
Bertemu, Petinggi Nasdem dan PKS Buat Tiga Kesepakatan
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh bertemu dengan jajaran pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019).

Surya Paloh yang didampingi Sekjen Johnny G Plate serta pengurus Nasdem lainnya diterima oleh Presiden PKS M Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Al Jufri, Sekjen PKS Mustafa Kamal. (Baca juga: Surya Paloh Bersama Pengurus Partai Nasdem Datangi Markas PKS )

Pertemuan antara Nasdem yang merupakan partai pendukung pemerintah dan PKS sebagai partai oposisi menghasilkan tiga kesepakatan.

"Kedua partai politik menemukan titik temu kesepahaman," kata Mustafa saat konferensi pers.

Pertama, kata dia, PKS dan Nasdem menghormati sikap konstitusional dan pilihan politik masing-masing. Nasdem menghormati sikap PKS yang berjuang membangun bangsa di luar pemerintah. Sebaliknya PKS menghormati sikap politik Nasdem yang berjuang dalam pemerintahan.

"Perbedaan tidak jadi penghalang untuk berjuang bersama menjaga demokrasi dan fungsi check and balances di DPR," kata Mustafa.

Menurut dia, demokrasi yang sehat merupakan hal penting untuk menghadapi tantangan, baik politik, ekonomi, keagaman, kesehatan, pendidikan dan bidang lainnya.

Kedua, lanjut dia, kedua partai sepakat senantiasa menjaga kedaulatan NKRI dengan menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dengan baik dan benar.

"Tidak memberikan tempat kepada tindakan separatisme, terorisme, radikalisme, intolerasi, dan semua yang bertentangan dengan konsensus berbangsa dan bernegara," atanya

Ketiga, kata Mustafa, PKS dan Nasdem menyadari secara sosiologi dan historis bangsa Indonesia, adalah sejarah kerja sama pendiri bangsa antara kelompok nasionalis yang memuliakan nilai-nilai agama dan kelompok Islam yang memegang teguh nilai-nilai kebangsaan.

"Oleh karena itu bagi generasi penerus dari kedua komponen bangsa tersebut harus mampu menjaga warisan sejarah pendiri bangsa ini," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan pertemuan ini untuk memberikan arti mengenai pentingnya etika dan moralitas institusi partai untuk mengedepanan kepentingan nasional.

"Saripatinya di sana, pendekatannya moralitas tentang bagaimana etika politik yang bisa dilakukan bersama," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Nasdem Gelar Konsolidasi...
Nasdem Gelar Konsolidasi Akbar di GBK, hanya Undang Demokrat dan PKS
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Sudirman Said: Dalam...
Sudirman Said: Dalam Waktu Dekat 3 Partai Koalisi Perubahan akan Deklarasi Bersama
Koalisi Perubahan Goyah,...
Koalisi Perubahan Goyah, Demokrat-PKS Dinilai Bisa Pindah ke KIB
Narji Gabung PKS, Begini...
Narji Gabung PKS, Begini Respons Partai Demokrat
Netizen: Cuma PKS dan...
Netizen: Cuma PKS dan Demokrat yang Berdiri Bersama Rakyat Kecil
Berita Terkini
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved