AHY Tak Masuk Kabinet, Andi Arief Sebut Mega Masih Dendam dengan SBY

Minggu, 27 Oktober 2019 - 22:59 WIB
AHY Tak Masuk Kabinet,...
AHY Tak Masuk Kabinet, Andi Arief Sebut Mega Masih Dendam dengan SBY
A A A
JAKARTA - Nama Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Demokrat sekaligus putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat disebut-sebut masuk bursa menteri Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin.

Tapi, hingga nama kabinet diumumkan pada Rabu 23 Oktober 2019, nama AHY tak masuk di dalamnya. Meskipun Ketum Demokrat SBY belum juga bersikap.

(Baca juga: Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Bersifat Kolonial)

Ternyata dengan kondisi ini, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat Andi Arief memberikan respons lewat akun Twitternya, @AndiArief__ pada Sabtu (26/10/2019).

Andi Arief menuding, gagalnya AHY masuk kabinet lantaran masih adanya dendam Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada SBY yang tidak bisa diredam oleh Jokowi.

"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati itu hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun ke anaknya @AgusYudhoyono. Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupanya belum mampu," cuit Andi Arief.

(Baca juga: Tak Dapat Jatah Kursi Menteri, Ini Kata Politisi Partai Hanura)

Namun demikian kata Andi Arief, ini merupakan takdir sejarah karena AHY tidak bisa merencanakan dirinya sebagai anak dari SBY, di mana anak-cucu SBY akan menerima dendam dari Mega.

"Tentu saja @AgusYudhoyono tidak pernah merencanakan hidupnya sebagai anak @SBYudhoyono, itu takdir sejarah. Karena itu dendam Ibu Megawati hingga ke anak cucu SBY adalah dendam pada takdir," tutup Andi dalam cuitannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Andi Arief ataupun elite Demokrat lainnya, terkait polemik dari statement Andi Arief ini.
(maf)
Berita Terkait
PDIP Ogah Koalisi, Demokrat...
PDIP Ogah Koalisi, Demokrat Bandingkan SBY dengan Megawati dan Jokowi
Soal Megawati Kecolongan...
Soal Megawati Kecolongan 2 Kali, Pengamat Sebut SBY Perlu Klarifikasi
Peluang Koalisi, Demokrat:...
Peluang Koalisi, Demokrat: SBY dan Megawati Sudah Lakukan Komunikasi
SBY vs Megawati Disebut...
SBY vs Megawati Disebut El Clasico Politik Indonesia
Megawati Pernah Marah...
Megawati Pernah Marah Pidato SBY Mau Diinterupsi Kader PDIP
Demokrat Sebut Rekonsiliasi...
Demokrat Sebut Rekonsiliasi SBY-Mega jadi Harapan Seluruh Rakyat Indonesia
Berita Terkini
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Infografis
Balas Dendam, Rusia...
Balas Dendam, Rusia Serang Ukraina dengan 43 Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved