Kembali Jadi Menkumham, Yasonna Diharapkan Bisa Benahi Lapas

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 04:59 WIB
Kembali Jadi Menkumham,...
Kembali Jadi Menkumham, Yasonna Diharapkan Bisa Benahi Lapas
A A A
JAKARTA - Kembali dipilihnya Yasonna Laoly sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) diminta untuk membenahi sejumlah masalah di Lembaga Pemasyarakatan (lapas).

Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah yang mendorong menteri untuk memberikan perubahan di kepemimpinannya yang kedua. Yasona harus menunjukan masalah lapas dengan penuh keberanian dan tak perlu ragu lagi.

"Apapun konsep yang dilakukan sepanjang dirjennya masih seperti itu, akan mengulang seperti itu lagi dan yang sama. Jadi pak menteri harus mengubah diri," kata Trubus, Kamis (24/10/2019).

Dikatakan Trubus, reformasi total dan yang paling utama adalah dirjen pas, adalah cara untuk membenahi lapas yang ada. Karena dengan begitu, program revitalisasi yang sebelumnya digadang-gadang bisa terlaksana dengan baik.

"Itu satu langkah yang harus dilakukan, agar kinerjanya bisa diukur dan meningkat," ujarnya.

Trubus menilai, dengan mengganti posisi dirjen PAS yang bukan mendudukkan orang dalam, dinilai bisa memberikan pembenahan. Apalagi, bila posisi itu diambil dari akademisi maupun militer hingga polri, yang lebih paham dengan permasalahan yang ada.

"Pokoknya orang luar jangan internal lapas, harus diluar orang Kemenkumham untuk jabatan dirjen. Belum lagi masalah revitalisasi yang programkan dirjen PAS hingga saat ini terlihat tak berjalan," sambungnya

Perubahan di dalam lapas itu, lanjut Trubus, karena selama ini juga pola pelanggaran yang terjadi di lapas dari tahun ke tahun itu-itu saja. Aksi suap menyuap, sewa kamar, hingga narkoba, polanya masih tak berubah.

"Terakhir, KPK juga kembali menetapkan mantan Kalapas Sukamiskin atas aksi suap," terangnya.

Karena itu, tambah Trubus, menteri harus menunjukan masalah lapas dengan penuh keberanian dan tak perlu ragu lagi. Karena tak mungkin nantinya terpilih lagi, sehingga harus full power dan jangan merasa terbebani dengan kepentingan yang ada sehingga harus tegas.

"Dengan tegasnya pak menteri, perubahan di dalam lapas yang sudah kronis ini pastinya bisa dilakukan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Deliserdang,...
Tolak KLB Deliserdang, Demokrat Jabar Ultimatum Kementerian Hukum dan HAM
Sederet Dugaan Pelanggaran...
Sederet Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM Kasus Mantan Pemain Sirkus OCI Temuan Kementerian HAM
Perkuat Bukti di MA,...
Perkuat Bukti di MA, Partai Demokrat Sambangi Kantor Kementerian Hukum dan HAM
Di Depan 194 Negara,...
Di Depan 194 Negara, Menkum Supratman Umumkan Transformasi Digital Layanan Kekayaan Intelektual
Arsjad Rasjid Puji Langkah...
Arsjad Rasjid Puji Langkah Kementerian Hukum Terkait Pencatatan PT Sosial Melalui Notaris
Aspek Hukum dan HAM...
Aspek Hukum dan HAM tentang Penahanan
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved