Masuknya Nadiem Makarim di Kabinet Jokowi Bawa Aura Positif

Senin, 21 Oktober 2019 - 16:04 WIB
Masuknya Nadiem Makarim...
Masuknya Nadiem Makarim di Kabinet Jokowi Bawa Aura Positif
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menilai, masuknya pendiri Gojek, Nadiem Makarim ke pemerintahan sebagai hal yang positif.

Kehadiran anak-anak muda di Kabinet Kerja Jilid II akan membawa warna baru dalam dunia politik Indonesia ke depannya. (Baca juga: Pengumuman Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin Bersamaan dengan Pelantikan)

”Nadiem ini simbol dunia digital, start up, anak muda dengan pencapaian yang luar biasa di bidangnya,” katanya.

Di saat bersamaan, sambung pria yang kerap disapa Toto ini, masuknya Nadiem dalam kabinet secara langsung membuka ruang kepada anak muda untuk menggeluti politik praktis.

”Biasanya selama ini ketika ingin masuk politik harus melalui partai politik atau ormas (organisasi kemasyarakatan). Tapi dengan masuknya Nadiem akan membuka ruang anak-anak muda punya pilihan baru yakni di politik,” terangnya.

Meski begitu, Toto menekankan tantangan yang akan dihadapi Nadiem tidaklah mudah. Tantangan terbesarnya ada pada birokrasi. Maka itu, Toto berharap Nadiem dapat membawa gaya kerja start up yang egaliter dan disruptif ke dalam birokrasi. (Baca juga: Jelang Pengumuman Kabinet, Bos Gojek Merapat ke Istana)

”Tantangan terberat Nadiem itu pada birokrasi di kementerian yang dipimpinnya. Kalau dia bisa membawa semangat gaya kerja di start up ke birokasi, maka ini efeknya bisa akan menular ke kementerian lainnya,” urainya.

Terpisah, Chief Economist BCA David E Sumual juga merespons positif masuknya Nadiem ke Kabinet Kerja Jilid II. Dia menilai Nadiem sebagai sosok yang paham dunia binis sehingga bisa mendorong perubahan paradigma dalam transaksi ekonomi ke depannya.

”Dia kan terbilang berhasil dengan platform transaksi digital lewat GoPay. Jadi adanya Nadiem akan membuat penggunaan IT (informasi dan teknologi) dalam pengembangan strategi ekonomi digital,” ujar David. (Baca juga: Jokowi: Saya Ingin Menteri Produktif, Pekerja Keras dan Cepat)

Di samping itu, David berharap Nadiem dapat memberikan terobosan dalam birokrasi yang selama ini dinilai masih menyulitkan dunia usaha. ”Sudah menjadi rahasia umum birokrasi di sini rumit. Perlu orang yang paham memanfaatkan teknologi sehingga mempermudah birokrasi dalam hubungannya dengan dunia usaha,” papar dia.

David juga menyinggung kehadiran Nadiem dalam kabinet akan mengundang investasi yang lebih banyak ke Indonesia.

”Dia terbukti berhasil mengundang investasi global ke perusahaan yang dirintisnya. Ini bisa menjadi contoh dalam pengembangan dan dia juga sudah punya jaringan investor yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor lain yang bukan hanya startup,” katanya.
(cip)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Istana Buka Kemungkinan...
Istana Buka Kemungkinan Reshuffle Kabinet Sebelum 2020 Berakhir
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Rest Area Penuh, Kapolri...
Rest Area Penuh, Kapolri Usul Pemudik Bisa Keluar-Masuk Tol untuk Istirahat Tanpa Kena Biaya Tambahan
6 jam yang lalu
Kapolri Sebut One Way...
Kapolri Sebut One Way Arus Balik Bisa Diberlakukan Lebih Cepat dari Jadwal
7 jam yang lalu
Kapolri: Besok Digelar...
Kapolri: Besok Digelar One Way Nasional
9 jam yang lalu
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Indonesia Terendam Banjir, Ini Daftarnya
10 jam yang lalu
JK Nilai Program MBG...
JK Nilai Program MBG Perlu Dievaluasi, Pelaksanaan Diserahkan ke Daerah, Bukan BGN
10 jam yang lalu
China yang Demokratis...
China yang Demokratis Ada di Taipei: Refleksi 50 Tahun Wafatnya Chiang Kai-shek
12 jam yang lalu
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved