Tak Ada Isu Pemberantasan Korupsi, KPK Tanggapi Pidato Jokowi

Senin, 21 Oktober 2019 - 13:11 WIB
Tak Ada Isu Pemberantasan...
Tak Ada Isu Pemberantasan Korupsi, KPK Tanggapi Pidato Jokowi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya seusai dilantik di Gedung DPR/MPR, Minggu, 20 Oktober 2019, kemarin. Namun sayang
dalam pidato tersebut, Presiden Jokowi tidak menyinggung isu pemberatasan korupsi yang membuat beberapa pihak bertanya-tanya.

Menanggapi itu, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan, dalam pidato kemarin Presiden Jokowi telah menyebutkan sejumlah mimpi bangsa di 2045. Menurutnya, pemberantasan korupsi sudah termasuk dalam mimpi-mimpi bangsa 2045 meskipun tidak disebutkan secara terang oleh presiden.

“Jadi, secara eksplisit atau implisit pasti include di dalamnya pemberantasan korupsi. Sebab, mimpi Anda 2045 akan sulit tercapai kalau perilaku korup masih terus berlanjut. Jadi saya anggap Jokowi bicara mimpi 2045 itu didalamnya negara minim korupsi, (untuk tidak mengatakan atau maksa indeks persepsi korupsi harus 75 atau 85) di agar mengikuti UU 45 kita saat ini yg mengatakan ekonomi harus dijalankan dengan efisien," ujar Saut, Senin (21/10/2019).

Saut juga menyebut, dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, negara harus mewujudkan pemerintahan yang beritegritas, bersih, adil, dan tidak ada nepotisme.

"Apalagi KPK, bagaimana check and balance nya itu yang penting termasuk dalam membangun ekonomi dan daya saing itu sebabnya coba baca UU KPK yang baru No 19/2019, pada poin Menimbang itu jelas banget disebut untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur itu perlu penyelenggaraan negara yang makmur dari kolusi, korupsi dan nepotisme, nah kan jelas toh?," ungkapnya.

Maka dari itu, Saut mengingatkan masyarakat untuk tidak skeptis terhadap pidato presiden, yang seolah-olah tidak menyebutkan isu pemberatasan korupsi di dalamnya.

“Lebih baik tidak disebut tapi dilaksanakan, dari pada disebut-sebut tapi tidak dilaksanakan. Jangan sceptical dulu atas pidato itu,” tuturnya
(cip)
Berita Terkait
Dukung KPK Kembali ke...
Dukung KPK Kembali ke UU Lama, KH Ma'ruf Amin: Kalau Performa Kurang, Sebaiknya Dikembalikan
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Jokowi Diminta Cari Menteri yang Mau Bekerja
Korupsi Makin Masif,...
Korupsi Makin Masif, Jokowi Didesak Benahi Bidang Penindakan dan Pencegahan
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Tiga Hal yang Bakal...
Tiga Hal yang Bakal Mengubah Pola Pemberantasan Korupsi
Ancam Hukum Mati, Pengamat:...
Ancam Hukum Mati, Pengamat: KPK Sangat Strategis dalam Penanganan Corona
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved