Figur Ini Dinilai Mumpuni Jadi Menteri Mewakili Indonesia Timur

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 14:47 WIB
Figur Ini Dinilai Mumpuni...
Figur Ini Dinilai Mumpuni Jadi Menteri Mewakili Indonesia Timur
A A A
JAKARTA - Di antara banyak kalangan muda yang digadang-gadang duduk di Kabinet Indonesia Kerja II pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, nama mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia pantas dikedepankan.

Tak hanya sosok Bahlil yang mewakili masyarakat Indonesia bagian timur sebagai nilai plus, karakter pengusaha yang merangkak dari bawah ini akan sesuai dengan prinsip kerja yang selalu diusung Jokowi.

Hal itu diungkapkan pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wasisto Raharjo Jati di Jakarta, Sabtu (19/10/2019), yang menambahkan bahwa karakter yang dimiliki Bahlil menjadi perhatian Jokowi.

"Karier Bahlil sebagai pengusaha yang dimulai dari bawah menunjukan sebuah etos kerja yang disukai Jokowi. Nilai tambah lainnya, dia juga merepresentasikan figur dari Indonesia Timur," jelasnya.

Menurut Wasisto, ada dua hal pada diri Bahlil yang bisa menjadi modal jika dipercaya menjadi pembantu presiden. Pertama, pengalaman membangun karir sebagai pengusaha sejak level terbawah dan kedua, mengerti berbagai bidang lapangan pekerjaan.

"Artinya, dirinya bisa dipercaya untuk menangani usaha kecil dan menengah (UKM) karena mengerti bagaimana mengembangkan UKM sebagai salah satu sendi utama untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan," jelasnya.

"Ataupun, bisa pula menangani masalah tenaga kerja dan transmigrasi karena dia punya pengalaman kerja di berbagai bidang. Terlebih lagi di Indonesia Timur menjadikan dirinya mengerti masalah pemerataan dan persebaran tenaga kerja di dalam dan luar Pulau Jawa," sambungnya.

Dalam lima program prioritas pemerintahan Jokowi–Ma'ruf, pembangunan sumber daya manusia Indonesia menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas bersaing.

"Dalam tahap ini, Bahlil bisa menularkan pengalamannya saat membangun karier dan usahanya demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di bidang ekonomi," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Surati Camat, Natalius Pigai: Ada Vandalisme Moral
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved