Puan Jawab Adanya Kemungkinan Upaya Gagalkan Pelantikan Jokowi

Selasa, 15 Oktober 2019 - 18:31 WIB
Puan Jawab Adanya Kemungkinan...
Puan Jawab Adanya Kemungkinan Upaya Gagalkan Pelantikan Jokowi
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani menjawab adanya kemungkinan atas upaya gagalkan pelantikan Presiden dan Wakil Preaiden (Wapres) terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin dengan menunggangi aksi unjuk rasa pada 20 Oktober nanti.

“Ya mungkin saja (ada upaya menggagalkan pelantikan), karena laporan intelijen kan seperti tadi yang saya sampaikan bersifat rahasia, namun deteksi seperti apa bagaimana antisipasinya tentu saja harus dilakukan pihak keamanan terkait,” kata Puan saat ditanya terkait adanya upaya gagalkan pelantikan lewat penunggangan massa unjuk rasa di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Terlebih, Puan melanjutkan, sudah ada deteksi dari BIN yang memang bertugas untuk melakukan deteksi dini. Meskipun, apa yang menjadi hasil deteksi tersebut bersifat rahasia dan tidak boleh diungkap ke publik. Tetapi hal itu dijadikan sebagai peringatan dini atas upaya pengamanan.

“Walau ada deteksi ya itu untuk menjadi warning bagi semua pihak terkait untuk bisa melakukan antisipasi atau mitigasi,” terang Politikus PDIP itu.

Karena itu, Puan berpandangan bahwa antispiasi terhadap keamanan dalam pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wapres pada 20 Oktober mendatang harus dilakukan sejak dini. Sehingga, acara nanti berlangsung dengan khidmat dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Terlebih, dia menambahkan, acara pelantikan ini hanya berlangsung sekali dalam 5 tahun sehingga, peristiwa pelantikan ini sangat krusial bagi bangsa Indonesia karena menyangkut pemerintahan Indonesia selama 5 tahun mendatang dan menyangkut nama besar Indonesia di mata dunia.

“Bahwa antisipasi keamanan yang ekstra ketat ya memang harus dilakukan untuk bisa memberikan pandangan positif pada dunia internasional bahwa Indonesia itu aman, Indonesia itu bisa melantik presiden secara khidmat, secara tertib damai dan nyaman dengan saling menghormati,” tuturnya.
(pur)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan Sementara, Jubir Sebut Tidak Ada Persiapan Khusus
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Surati Camat, Natalius Pigai: Ada Vandalisme Moral
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Berita Terkini
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved